Anak dengan retardasi mental memiliki fungsi intelektual yang bermakna dan  di bawah  rata-rata  sehingga  menyebabkan  gangguan  dalam  perilaku adaptif.  Hal tersebut  menyebabkan  anak  mulai  mengalami  keterlambatan dalam  berbagai  hal,  diantaranya  keterampilan  merawat  diri  dan kemandirian dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari. Kemandirian dalam hal aktivitas sehari- hari sangat diperlukan oleh anak dengan retardasi mental agar anak mampu mengurus diri sendiri, sehingga anak tidak menjadi beban bagi orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh aktivitas bermain drama dengan boneka tangan terhadap kemandirian dalam pemenuhan Activity Daily Living (ADL) pada  anak  retardasi  mental  ringan di di TK Aisyiyah 58 Surabaya.Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-experimental,  dengan pendekatan one group pre-test-post test design. Sample yang diteliti adalah 20 anak usia pra sekolah di TK Aisyiyah 58 Surabaya yang diambil dengan teknik Nonprobabiliti purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah media boneka tangan dan lembar observasi yang kemudian dianalisis menggunakan uji statistic Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan ɑ <0,05.
Copyrights © 2017