Indonesia merupakan peringkat ke 4 dunia yang memiliki jumlah penduduk yang besar. Dari hasil sensus penduduk tahun 2016 menunjukkan, jumlah penduduk Indonesia sebanyak 258.704.986 jiwa. Tingginya angka kelahiran di Indonesia menjadi masalah yang harus dikendalikan untuk pemerataan kependudukan. Peningkatan jumlah penduduk yang pesat membuat pemerintah menyadari pentingnya penduduk yang berkualitas, sebagai modal utama dalam mempercepat pembangunan yang pada akhirnya dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Sebaliknya, jumlah penduduk yang besar dan tidak berkulitas, justru menjadi beban pembangunan dan menyulitkan pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan.Untuk mengendalikan kelahiran sehingga laju pertumbuhan penduduk dapat ditekan diharapkan partisipasi pria dalam ber KB termasuk vasektomi. Walaupun vasektomi merupakan tindakan yang sederhana, aman dan murah tetapi pada kenyataannya peserta vasektomi lebih sedikit dibandingkan tubektomi (sterilisasi wanita), dengan perbandingan 1 : 8. Di Kelurahan Sioldengan Kecamatan Rantau Selatan peserta vasektomi  jauh lebih sedikit dibandingkan peserta tubektomi yaitu 1 : 24 dari jumlah PUS.Desain penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan survey cross sectional Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi pria dalam vasektomi di Kelurahan Sioldengan Kecamatan Rantau Selatan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan data primer. Teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 72 responden. Dari penelitian yang dilakukan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi partisipasi pria dalam vasektomi. Berdasarkan pengetahuan mayoritas cukup 46 orang (63,9%), berdasarkan aksesbilitas informasi mayoritas kurang baik 37 orang (51,4%) dan berdasarkan pendapatan mayoritas kurang dari UMR Rp 960.000, yaitu 40 orang (55,6%). Disarankan supaya petugas PLKB lebih meningkatkan motivasi dan KIE secara berkesinambungan untuk meningkatkan partisipasi pria/suami dalam vasektomi.Â
Copyrights © 2018