Diabetes[u1] melitus merupakan penyakit sistemik sebagai salah satu penyebab infertilitas pada pria. Pria yang telah menderita penyakit DM sering mengalami hilangnya fungsi potensial membran  mitokondria, yang menyebabkan kerusakan endotel pembuluh darah sehingga pemberian nutrisi berkurang ke jaringan-jaringan tubulus seminiferus dan mengganggu proses spermatogenesis. Dalam penelitian dikatakan bahwa terjadinya penurunan diameter tubulus seminiferus disebabkan oleh penurunan jumlah sel-sel spermatogeni. Telah banyak peneliti membuktikan pengaruh jintan hitam terhadap tubulus seminiferus mencit DM yang diinduksi aloksan, dengan hasil diantaranya yaitu dapat meningkatkan jumlah sel-sel spermatogenik sehingga akan memberikan pengaruh pada diameter tubulus seminiferous. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pemberian minyak jintan hitam terhadap diameter tubulus seminiferus pada mencit yang menderita DM yang telah diberi aloksan. Aloksan merupakan bahan kimia yang digunakan untuk menginduksi diabetes pada binatang percobaan. Dari hasil yang didapat terlihat perbedaan antara kelompok K+ dengan dengan perlakuan P1 dan P2. Sedangkan, pada kelompok K+ dengan kelompok perlakuan P3 tidak terlihat adanya perbedaan yang nyata antar kelompok. Dari hasil uji ANOVA satu arah taraf 5%, ternyata tidak ditemukan perbedaan diameter Tubulus Seminiferus yang bermakna antara masing-masing perlakuan penelitian (p>0,05). Namun jika dilihat perbaikan diameter yang muncul tampak  dosis efektif dalam memperbaiki diameter Tubulus Seminiferus  mencit DM yang diberi aloksan adalah 0,0234 ml/20gr BB (P2) berdasarkan nilai pengukuran diameter Tubulus Seminiferus.
Copyrights © 2018