Tujuan peneneltian ini adalah untuk menemukan apakah teknik digital storytelling sangat berpengatuh kepada kemampuan kosa kata. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode penelitian eksperimen. Pupulasi penelitian ini adalah Anak Sekolah Minggu Gereja Batak Karo Protestan. sampel penelitian ini adalah anak remaja yang terdiri dari 50 anak. Mereka dibagi menjadi dua kelas, kelas eksperimental dan kontrol. Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa t-observe (3.3) lebih besar dari t table 2.010 pada tingkat siknifikan 0.005 dari tes t-table dan (df) adalah 48. Itu menunjukkan bahwa ada pengaruh digital story telling terhadap kemampuan kosa kata pada Anak Sekolah Minggu Gereja Batak Karo Protestan di Medan.
Copyrights © 2016