Jurnal Kimia Terapan Indonesia
Vol 14, No 2 (2012)

HYDROTHERMAL PROCESS FOR CELLULOSIC WASTE DEGRADATION INTO VALUABLE CHEMICALS

R. Sarwono (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2012

Abstract

Pada tulisan ini dibahas tentang sifat-sifat air pada kondisi sub dan super kritik dalam kemampuannyauntuk menguraikan biomasa selulosa. Air dalam kondisi super kritik mempunyai sifat oksidator yang kuat, yangmampu menguraikan biomasa selulosa menjadi molekul yang lebih kecil seperti dalam bentuk gas CO2 , H2 danair.  Air pada kondisi sub kritik mempunyai sifat oksidator yang lebih rendah yang mampu menguraikanbiomasa selulosa menjadi molekul yang agak besar seperti glukosa, asam-asam organik dan biofuel.  Penguraianbiomasa selulosa dengan proses hydrothermal biasanya menghasilkan gas, cairan dan padatan tar.  Denganmengubah-ubah kondisi operasi (temperatur dan tekanan), jenis katalis, dan waktu reaksi, dan juga komposisidari biomasa  selulosa  maka  produk  yang akan dihasilkan bisa diperkirakan. Hydrothermal upgrading danliquefaction  menggunakan  media  air  pada  kondisi  subkritik  untuk  menguraikan  biomasa  selulosa  menjadiproduk bentuk cair yang bisa dipakai sebagai bahan bakar.Kata kunci: selulosa, hydrothermal, kondisi operasi, gas, bahan bakar

Copyrights © 2012