Pada tulisan ini dibahas tentang sifat-sifat air pada kondisi sub dan super kritik dalam kemampuannyauntuk menguraikan biomasa selulosa. Air dalam kondisi super kritik mempunyai sifat oksidator yang kuat, yangmampu menguraikan biomasa selulosa menjadi molekul yang lebih kecil seperti dalam bentuk gas CO2 , H2 danair. Air pada kondisi sub kritik mempunyai sifat oksidator yang lebih rendah yang mampu menguraikanbiomasa selulosa menjadi molekul yang agak besar seperti glukosa, asam-asam organik dan biofuel. Penguraianbiomasa selulosa dengan proses hydrothermal biasanya menghasilkan gas, cairan dan padatan tar. Denganmengubah-ubah kondisi operasi (temperatur dan tekanan), jenis katalis, dan waktu reaksi, dan juga komposisidari biomasa selulosa maka produk yang akan dihasilkan bisa diperkirakan. Hydrothermal upgrading danliquefaction menggunakan media air pada kondisi subkritik untuk menguraikan biomasa selulosa menjadiproduk bentuk cair yang bisa dipakai sebagai bahan bakar.Kata kunci: selulosa, hydrothermal, kondisi operasi, gas, bahan bakar
Copyrights © 2012