Jurnal Kimia Terapan Indonesia
Vol 18, No 01 (2016)

Identifikasi Logam pada Endapan Lindi Hitam Hasil Samping Proses Bioetanol sebagai Salah Satu Konsep dalam Pemurnian Lignin

Achmad Hanafi Setiawan (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2016

Abstract

Lignin merupakan polimer alam yang bersifat amorf, tidak beracun danmerupakan hasil samping dari proses delignifikasi pada proses bioetanolgenerasi kedua. Produk lignin dari proses ini biasanya masih mengandungselulosa, hemiselulosa, dan senyawaan anorganik, sehingga kontaminantersebut harus dihilangkan pada proses pemurnian. Penelitian ini difokuskanhanya pada penghilangan kotoran anorganik kecuali silika. Lindi hitamdiperoleh dari proses delignifikasi tandan kosong kelapa sawit yangdilakukan dengan menggunakan 5% (b/b) larutan NaOH dengan rasiopadatan dan larutan 1: 5, pada kondisi proses 150oC, 5 bar selama 30menit. Endapan lignin diperoleh dengan menambahkan 50% (v/v) asam sulfatke dalam dua larutan lindi hitam sedemikian hingga larutan mencapai hargapH = 12 dan pH = 1. Kemudian masing-masing larutan disentrifus padaputaran 4000 rpm selama 15 menit. Setelah disaring dan dikeringkan padasuhu 50oC selama 16 jam, sampel kemudian dikarakterisasi dengan TG/DTAdan hasilnya dikonfirmasi dengan uji TPC, sedangkan komposisi unsur-unsuranorganik yang terkandung dalam abu dianalisis dengan EDS, dan distribusipartikelnya diukur dengan PSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampelyang berasal dari larutan dengan pH = 12 menghasilkan 28% kadar abu danmengandung sembilan elemen yang jumlahnya berkisar antara 1,3-18,0%,sedangkan sampel yang berasal dari larutan dengan pH = 1 hanyamengandung 0,9% kadar abu dan mengandung empat unsur anorganik yangjumlahnya berkisar antara 0,2-1,8%. Terjadi penurunan rata-rata ukuranpartikel sampel dari 262 μm sampai 59 μm dengan perubahan kondisi larutandari pH = 12 ke pH = 1.

Copyrights © 2016