Tujuan dasar bimbingan konseling adalah membantu seluruh siswa mengembangkan keterampilan dasar termasuk siswa dengan berkebutuhan khusus (ABK). Pengajaran dalam layanan dasar bimbingan dan konseling ini diawali sejak pengalaman pertama siswa ABK masuk sekolah. Anak berkebutuhan khusus seringkali mendapatkan hambatan dan kesulitan sebagai dampak dari keluar biasanya, yaitu berupa hambatan aktivitas sehari-hari. Layanan bimbingan konseling di sekolah untuk membantu siswa ABK menghadapi kesulitannya. Dalam pendidikan inklusi, layanan bimbingan konseling untuk ABK disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan khusus anak secara individual. Layanan bimbingan dan konseling adalah proses bantuan atau pertolongan yang diberikan oleh pembimbing (konselor) kepada individu (konseli) melalu pertemuan tatap muka atau hubungan timbal balik antara keduanya, agar konseli memiliki kemampuan atau kecakapan melihat dan menemukan masalahnya serta mampu menerima dirinya sendiri sesuai dengan potensinya. Bimbingan dan konseling untuk ABK di sekolah inklusi diarahkan pada pengembangan kepribadian dan keterampilan hidup sehingga mampu berpartisipasi dalam masyarakat.
Copyrights © 2018