Abstrak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika bagi siswa yang diberikan model pembelajaran PBI dan CORE. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan desain penelitian Nonequivalent Control Grup. Tes kemampuan pemecahan masalah dalam bentuk tes uraian. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Ampel dengan populasi siswa kelas VII SMP N 1 Ampel Kabupaten Boyolali tahun ajaran 2017/2018 yang terdiri dari 7 kelas. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling dan diperoleh kelas VII E sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan berupa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran PBI dan kelas VII F sebagai kelas kontrol yang diberi perlakuan berupa pemebelajaran dengan menggunakan model pembelajaran CORE. Uji hipotesis menggunakan uji-t. Keseluruhan uji menggunakan SPSS 16 dengan taraf signifikan sebesar 5%. Hasil pengujian hipotesis menyimpulkan bahwa pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan Model pembelajaran PBI lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan Model pembelajaran CORE.
Copyrights © 2018