Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan salah satu penggunaan bahasa Indonesia ragam Melayu Papua dalam komunikasi sehari-hari dan dalam berbagai aktivitas kehidupan masyarakat Papua yakni pada wacana Mob âhumorâ Melayu Papua. Mop Melayu Papua adalah salah satu budaya dari sekian banyak genre atau aspek budaya yang dimiliki oleh suku-suku di Papua. Selain menjadi budaya, mop Melayu Papua juga merupakan sahabat dalam kehidupan masyarakat Papua. Dalam berbagai kegiatan sehari- hari baik dalam keluarga, tempat kerja, sekolah atau bahkan di tempat umum sekali pun, tidak jarang komunikasi yang terjalin diselingi oleh kegiatan mob.Fakta menunjukkan bahwa kohesi merupakan hubungan perkaitan antarproposisi yang dinyatakan secara eksplisit oleh unsur-unsur gramatikal dan semantik dalam kaitan-kaitan yang membentuk wacana. Kohesi gramatikal merupakan jalinana keterkaitan antara bagian-bagian wacana secara gramatikal; yang  dinyatakan melalui tata bahasa. Kohesi gramatikal dalam wacana Mob Melayu Papua pada rubrik Breakboss Surat Kabar Cenderawasih Pos yang dianalisi dalam tulisan ini adalah aspek referensi (penunjuk/pengacuan).
Copyrights © 2016