Salah satu gangguan kesehatan yang paling banyak dialami oleh lansia terdapat pada sistem kardiovaskuler, salah satunya yaitu hipertensi. Penderita hipertensi dalam pengobatannya tidak hanya menggunakan obat-obatan, tetapi bisa menggunakan alternatif nonfarmakologis dengan menggunakan metode yang lebih mudah dan murah yaitu dengan menggunakan terapi rendam kaki air hangat yang bisa dilakukan di rumah. Air hangat merangsang saraf yang ada di kaki untuk bekerja, dan berfungsi mendilatasi pembuluh darah serta melancarkan peredaran darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah terapi rendam kaki air hangat pada lansia di UPT Panti Sosial Penyantunan Lanjut Usia Budi Agung Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan rancangan One Group Pra-Post test design. Total responden penelitian ini adalah 42 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tensimeter, stetoskop dan lembar observasi. Hasil uji statistik tekanan darah sistolik dan diastolik diperoleh nilai p value 0,000 maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah terapi rendam kaki air hangat. Hal ini dapat menjadi bahan masukan dan informasi dalam mengembangkan bentuk pelayanan nonfarmakologis sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam mengatasi masalah hipertensi pada lansia. Kata kunci : Tekanan darah, Terapi rendam kaki air hangat, Lansia.
Copyrights © 2016