cover
Contact Name
Arman Rifat Lette
Contact Email
lette.arman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
vinsenmaking@yahoo.com
Editorial Address
http://cyber-chmk.net/ojs/index.php/kesehatan
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
CHMK HEALTH JOURNAL
ISSN : 20861567     EISSN : 26151154     DOI : -
Core Subject : Health,
CHMK HEALTH JOURNAL memuat artikel hasil penelitian yang terkait dengan bidang Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi dan biostatistika, Promosi kesehatan, Gizi Kesehatan Masyarakat, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, Kebijakan dan Manajemen kesehatan, dan sebagainya) , baik penelitian kuantitatif maupun kualitatif. Wadah ini kiranya menjadi salah satu saluran bagi pengembangan IPTEK dan SCIENCE di bidang Kesehatan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 96 Documents
EFEKTIFITAS RENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT TERHADAP PERUBAHAN NILAI ANKLE BRAKIAL INDEX (ABI) PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OEPOI KOTA KUPANG Desi Veronika Tungga
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/the public health.v1i1.23

Abstract

Hipertensi adalah suatu gangguan pada sistem peredaran darah yang menyebabkan aterosklerosis sehingga akan terjadi Penyakit Arteri Perifer (PAP). Salah satu pemeriksaan untuk mendiagnosis PAP adalah pemeriksaan ankle brakial index (ABI). Merendam kaki dengan air panas/hangat merupakan prosedur yang sederhana tetapi efektif terhadap sirkulasi darah dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas rendam kaki dengan air hangat terhadap perubahan ABI pada pasien hipertensi di rumah di wilayah kerja Puskesmas Oepoi Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy-experiment, dengan rancangan penelitian Non-randomized Pre-test Post-test With Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan systematic sampling dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu perlakuan/A dan kontrol/B. Setiap responden kelompok perlakuan/A mendapat terapi sebelum dan setelah sebanyak 5 kali dalam 1 minggu. Hasil penelitian menunjukkan kelompok perlakuan/A mengalami penurunan nilai ABI sebanyak 0,084 sedangkan kelompok kontrol/B sebagian responden tidak mengalami penurunan nilai ABI. Hasil uji t pada kelompok perlakuan/A diperoleh nilai. Kata kunci: Nilai ankle brakial index (ABI), Hipertensi, Rendam kaki dengan air hangat.
PENGARUH FREE ACTIVE EXERCISE (FAE) TERHADAP PENINGKATAN RANGE OF MOTION (ROM) SENDI LUTUT LANSIA DI POSYANDU LANSIA PASIR PANJANG KOTA KUPANG Yetur Talan
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/the public health.v1i1.24

Abstract

Free Active Exercise (FAE) adalah latihan isotonik yang dapat meningkatkan tonus otot, massa, kekakuan otot dan fleksibilitas sendi. Lanjut usia sangat efektif mendapatkan latihan Free Active Exercise (FAE) untuk mencegah terjadinya penurunan rentang gerak.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh Free Active Exercise (FAE) terhadap peningkatan Range Of Motion (ROM) sendi lutut lansia di Posyandu Lansia Pasir Panjang Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pra-eksperiment one group pre-post test design dengan variabel penelitian yaitu Range Of Motio (ROM). Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Penelitian ini menggunakan SOP Free Active Exercise (FAE) dan Goniometer sebagai alat ukur. Data yang diperoleh kemudian dianalisa menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test dengan nilai signifikannya p ≤ 0,05. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh sebelum dan sesudah melakukan Free Active Exercise (FAE) dengan nilai p value 0,001. Range Of Motion (ROM) sebelum dilakukan Free Active Exerise (FAE) berada pada rentang gerak 4 yaitu gerak tidak penuh, Range Of Motion (ROM) setelah dilakukan Free Active Exercise (FAE) berada pada rentang gerak 5 yaitu gerak penuh dan ada pengaruh Free Active Exercise (FAE) terhadap peningkatan Range Of Motion (ROM) sendi lutut lansia. Oleh karena itu pemberian latihan gerak aktif secara teratur dapat mencegah ketergantungan lansia. Kata Kunci: Free Active Exercise (FAE), Range Of Motion (ROM), Lansia.
GAMBARAN MEKANISME KOPING PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI RUANG HEMODIALISA RSUD. PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG Engelbertus Wutun
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1444.021 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v1i1.25

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah gangguan fungsi renal yang progresif  dan ireversibel dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit. Hemodialisa merupakan salah satu metode terapi yang digunakan untuk  mengeluarkan cairan dan produk limbah dari dalam tubuh. Selama menjalani terapi hemodialisa banyak masalah yang dialami oleh pasien, baik masalah biologis maupun masalah psikososial yang muncul dalam kehidupan pasien. Pasien yang melaksanakan hemodialisis tentunya mempunyai berbagai tanggapan atau reaksi (koping). Maka diperlukan mekanisme koping untuk mengarahkan pasien berperilaku konstruktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis mekanisme koping pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis, Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel 57 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner. Hasil peneltian menunjukkan bahwa responden yang menggunakan koping adaptif sebanyak 52 orang (91%), sedangkan yang menggunakan koping maladaptif sebanyak 5 orang (9%).Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di Unit Hemodialisa RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang menggunakan mekanisme koping adaptif.Kata Kunci : Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisis, Mekanisme Koping.
MODUS ADAPTASI PASIEN DIABETES MELLITUS TERHADAP PENYAKIT YANG DI DERITA DENGAN PENDEKATAN KONSEP MODEL SISITER CALISTA ROY Eva Cabral
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1455.56 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v1i1.26

Abstract

Penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit degeneratif non infeksi yang bersifat menahun akibat kadar glukosa dalam darah yang tinggi. Pasien diabetes mellitus dituntut mampu beradaptasi dengan penyakitnya sehingga dapat mengatur dan menangani perubahan pola hidup yang terjadi serta dapat mengubah perilaku maladaptif ke perilaku adaptif. Tujuan penelitian ini adalah melihat pengalaman dan mekanisme adaptasi dari pasien diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan penelitian ini terdiri dari sepuluh pasien yang terdiagnosa penyakit diabetes mellitus. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam berdasarkan tujuan penelitian. Analisa data hasil wawancara ini menggunakan Tahapan analisis data yang dikembangkan oleh Colaizzi. Temuan hasil penelitian ini antara lain: beragam perubahan fisiologis pasien diabetes mellitus, beragam perubahan psikologis pasien diabetes mellitus, beras merah diet utama pasien diabetes mellitus, penerimaan terhadap perubahan, dukungan  sosial, dimensi kebutuhan, upaya penyesuan diri dengan penyakit diabetes mellitus dan Respon adaptasi. Pasien diabetes mellitus dituntut untuk mampu beradaptasi dengan penyakit diabetes mellitus ini sehingga dapat mengatur dan mengelola pola hidup yang sehat agar dapat terhindar dari berbagai bahaya yang mengancam kesehatan. Kata kunci:Pasien diabetes mellitus, strategi adaptasi.
HUBUNGAN PENINGKATAN KADAR ASAM URAT DALAM DARAH DENGAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS PASIR PANJANG KOTA KUPANG Fitriani Pello
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/the public health.v1i1.27

Abstract

Peningkatan kadar asam urat bisa timbul akibat produksi asam urat yang berlebihan, hal ini disebabkan gangguan metabolisme purin bawaan. Produksi asam urat berlebihan juga dapat disebabkan oleh kelainan herediter atau gen. Tingginya kadar asam urat dalam darah dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Oleh sebab itu perlunya dilakukan penelitian hubungan peningkatan kadar asam urat dalam darah dengan hipertensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan peningkatan kadar asam urat dalam darah dengan hipertensi pada lansia. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Posyandu lansia pada tanggal 15-20 agustus 2016. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling. Adapun jumlah sampel yang digunakan adalah 44 sampel. Analisis yang digunakan adalah uji statstistik Chi Square. Hasil pengujian menunjukkan nilai lebih rendah dari nilai . Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa adanya hubungan peningkatan kadar asam urat dalam darah dengan hipertensi pada lansia. Oleh karena itu bagi para responden khususnya para lansia agar lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi dan rutin mengontrol tekanan darah. Dengan demikian tidak makin memperburuk kondisi tubuh dan dapat menurunkan kadar asam urat yang tinggi dalam darah sehingga tidak menimbulkan komplikasi lebih lanjut dan tidak mengalami penyakit lainnya. Kata kunci: Peningkatan kadar asam urat, Hipertensi
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU KELUARGA DALAM PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OESAPA Florida Ratna Ayurti
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1451.148 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v1i1.28

Abstract

Penyakit tuberkulosis disebabkan oleh mikroorganisme Mycobacterium tuberculosis, yang biasanya ditularkan melalui inhalasi percikan ludah (droplet), dari satu individu ke individu lainnya dan membentuk kolonisasi di bronkiolus atau alveolus. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2011 insiden kasus TB 12% di seluruh dunia. Berdasarkan data yang diperoleh di puskesmas Oesapa dari bulan Januari sampai Maret 2016 data kasus tuberkulosis sebanyak 30 orang. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui “Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Terhadap perilaku Keluarga Dalam Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Total responden sebanyak 30 responden. Pengambilan sampel menggunakan total sampling.  Instrument pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku keluarga dalam pencegahan penularan penyakit tuberkulosis di wilayah kerja puskesmas Oesapa. Kata Kunci : Pengetahuan, sikap, perilaku pencegahan penularan penyakit tuberkulosis.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG IMUNISASI DI PUSKESMAS PEMBANTU BATUPLAT Helmi Fangidae
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1975.763 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v1i1.29

Abstract

Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Kendala utama untuk keberhasilan imunisasi bayi dan anak-anak dalam sistem perawatan kesehatan yaitu rendahnya kesadaran yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap tindakan ibu dalam membawa bayinya untuk diimunisasi serta tidak adanya kebutuhan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi dasar  lengkap. Desain penelitian ini adalah Quasy-experiment, dengan rancangan Non-randomized pre-test post-test with control group design. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 80 orang yang dibagi menjadi 40 orang kelompok intervensi dan 40 orang kelompok kontrol dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrument dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukan pengetahuan p value 0,000 (p< 0,05) dan sikap p value 0,000 (p< 0,05) dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi dasar lengkap. Oleh karena itu diharapkan perawat lebih optimal dalam memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat melalui pendidikan kesehatan seperti leaflet atau media lainnya sebagai media penyalur informasi. Kata kunci:  Pendidikan  kesehatan, pengetahuan, sikap.
PERBEDAAN TEKANAN DARAH SEBELUM DAN SESUDAH TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT PADA LANSIA DI UPT PANTI SOSIAL PENYANTUNAN LANJUT USIA BUDI AGUNG KUPANG Yasinta Asan
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1916.197 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v1i1.30

Abstract

Salah satu gangguan kesehatan yang paling banyak dialami oleh lansia terdapat pada sistem kardiovaskuler, salah satunya yaitu hipertensi. Penderita hipertensi dalam pengobatannya tidak hanya menggunakan obat-obatan, tetapi bisa menggunakan alternatif nonfarmakologis dengan menggunakan metode yang lebih mudah dan murah yaitu dengan menggunakan terapi rendam kaki air hangat yang bisa dilakukan di rumah. Air hangat merangsang saraf yang ada di kaki untuk bekerja, dan berfungsi mendilatasi pembuluh darah serta melancarkan peredaran darah. Tujuan dari  penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah terapi rendam kaki air hangat pada lansia di UPT Panti Sosial Penyantunan Lanjut Usia Budi Agung Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan rancangan One Group Pra-Post test design. Total responden penelitian ini adalah 42 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tensimeter, stetoskop dan lembar observasi. Hasil uji statistik tekanan darah sistolik dan diastolik diperoleh nilai p value 0,000 maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah terapi rendam kaki air hangat. Hal ini dapat menjadi bahan masukan dan informasi dalam mengembangkan bentuk pelayanan nonfarmakologis sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam mengatasi masalah hipertensi pada lansia. Kata kunci : Tekanan darah, Terapi rendam kaki air hangat, Lansia.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP KELAS III (RUANG CEMPAKA DAN KELIMUTU) RSUD PROF. Dr. W. Z. JOHANNES KUPANG Yolanda Pama
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1920.152 KB) | DOI: 10.37792/the public health.v1i1.31

Abstract

Kecerdasan emosional yang baik diperlukan dalam pekerjaan keperawatan. Pekerjaan perawat sangat memerlukan keahlian dan keterampilan untuk memenuhi kebutuhan pasien yang mencakup kebutuhan biologis, psikologis, sosiologis dan spiritual pasien, sehingga untuk dapat terpenuhinya pelayanan yang komprehensip diperlukan kemampuan mengelola emosi secara baik yang akan meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan agar mendorong pula meningkatnya perilaku sosial dan kinerja perawat terhadap pasien. Tujuan Penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara kecerdasan emosional dengan kinerja perawat di ruang rawat inap kelas III RSUD Prof. DR. W. Z. Johannes Kupang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasi.  Pendekatan dalam penelitian ini adalah cross-sectional pada 36 responden dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner dan menggunakan uji statistik Spearman Rho. Hasil uji statistik menunjukkan nilai . Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan antara kecerdasan emosional dengan kinerja perawat di ruang rawat inap kelas III RSUD Prof. DR. W. Z. Johannes Kupang. Oleh karena itu perawat agar mempertahankan kecerdasan emosional dalam aspek mengenali emosi diri dan mengembangkan aspek mengelola emosi dalam hal mengontrol diri ketika sedang marah, serta mempertahankan kinerja perawat dalam aspek kejujuran perawat. Meningkatkan aspek kecepatan respon dalam hal cepat dan tepat pada saat memberikan pelayanan. Kata kunci: Kecerdasan emosional dan kinerja perawat.
HUBUNGAN TUGAS KESEHATAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN KLIEN PASCA STROKE DALAM MENGIKUTI REHABILITASI DI INSTALASI REHABILITASI MEDIK RSUD PROF.DR. W.Z. JOHANNES KUPANG Rizky Wattimena
CHMK HEALTH JOURNAL Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Citra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/the public health.v1i1.32

Abstract

Penderita stroke membutuhkan perawatan yang lama serta membutuhkan kesabaran pasien dan keluarga. Kesembuhan pasien stroke dari kecacatan dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan pasien stroke melakukan rehabilitasi. Saat ini ketidakpatuhan klien menjadi isu dan masalah keseriusan di kalangan profesional kesehatan. Pengembangan riset atau program di bidang kesehatan tidak akan ada artinya jika tidak didukung oleh peran keluarga dalam meningkatkan kepatuhan klien terhadap riset atau program bagi mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengidentifikasi hubungan tugas keluarga dengan kepatuhan klien pasca stroke dalam mengikuti rehabilitasi di instalasi rehabilitasi medik RSUD Prof DR.W.Z. Johannes Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Total responden 66 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner. Dari analisis statistik menggunakan uji chi-square didapatkan nilai signifikan (2-sided) p = 0,000. Nilai tersebut lebih kecil dari α = 0,05 (p < 0,05) artinya ada hubungan antara tugas keluarga dengan kepatuhan klien pasca stroke dalam mengikuti rehabilitasi di instalasi rehabilitasi medik RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.  Kata Kunci: Tugas keluarga, Kepatuhan klien pasca stroke, Rehabilitasi.

Page 1 of 10 | Total Record : 96