Kedelai merupakan salah satu komoditas nasional karena dibutuhkan sehari-hari sebagai sumber protein nabati yang mengandung berbagai macam zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, namun produksi kedelai nasional masih sangat kurang (50% kebutuhan nasional yang dipenuhi dari produksi dalam negeri). Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beberapa kombinasi pupuk hayati dan anorganik terhadap kualitas tanah pertanaman kedelai di lahan kering. Penelitian menggunakan metode eksperimen, yang dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dalam 6 perlakuan yakni: P0 (Tanpa Pupuk), P1 (Hanya dengan NPK), P2 (Pupuk biokompos Trichoderma sebanyak 45 gr/lubang tanam), P3 (Pupuk FMA dengan dosis 10g/lubang tanam), P4 (Kombinasi biokompos Trichoderma dengan FMA), P5 (Kombinasi pupuk NPK, biokompos Trichoderma dan FMA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk hayati dan anorganik memberikan respon yang positif terhadap kualitas tanah, artinya kombinasi pupuk hayati dan anorganik dapat meningkatkan kualitas tanah pertanaman kedelai di lahan kering. Soybean is one of the national commodities because it is need every day as a source of vegetable protein containing various nutrients needed by the body, but the national soybean production is still very less (50% national needs are met from domestic production). Therefore, the purpose of this study was to know the effect of several combinations of biological and inorganic fertilizers on soil quality of  soybean cultivation in dry land.. The research used experimental method, designed using Completely Random Design (CRD) in 6 treatments namely, i.e: P0 (No Fertilizer), P1 (Only with NPK), P2 (Fertilizer Trichoderma biokompos of 45 gr / planting hole), P3 (FMA Fertilizer Dose 10g / planting hole), P4 (Combination biokompos Trichoderma with FMA), P5 (Combination of NPK fertilizer, Trichoderma biocompos and FMA). The results showed that the combination of biological and inorganic fertilizers gave a positive response to soil quality, meaning that the combination of biological and inorganic fertilizers can improve soil soybean cultivation in dry land.
Copyrights © 0000