Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan komunikasi matematika dan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalent (pretest-posttest) Control-Group Design yang dilaksanakan pada semester ganji Tahun Pelajaran 2016-2017 di SMP Negeri 2 Lubuklinggau. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pretest dan posttest. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan Uji Anava dua sisi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sig. > 0,05 artinya kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran PBL lebih baik dari kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Sumbangan model pembelajaran PBL terhadap peningkatan kemampuan komunikasi sebesar 43% dan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah sebesar 58% dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci: Model Problem Based Learning (PBL), Kemampuan Komunikasi, Kemampuan Pemecahan Masalah
Copyrights © 2017