WAHANA KAJIAN PENDIDIKAN IPS
Vol 1, No 2 (2016)

PENGARUH METODE MENGAJAR DRILL DAN METODE MENGAJAR EKSPLORASI DALAM MENINGKATKANKETERAMPILAN DRIBBLING PADA PERMAINAN SEPAK BOLA SISWA SMPN 18 KENDARI

NARABA, LA ODE (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 May 2017

Abstract

Abstrak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis (1) pengaruh metode mengajar drill terhadap kemampuan menggiring bola permainan sepak bola (2)pengaruh metode mengajar eksplorasi terhadap kemampuan menggiring bola permainan sepak bola (3)perbedaan pengaruh metode mengajar drill dengan metode eksplorasi terhadap kemampuan menggiring bola permainan sepak bola, Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 68orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Instrument yang digunakan adalah tes unjuk kerja Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)metode drill berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menggiring bola permainan sepak bola, dimana nilai signifikansi t hitung = 11,452 dengan nilai signifikan p-value dua arah = 0,000. Karena nilai signifikan lebih kecil dari taraf signifikan α = 0,05. Dengan demikian perbedaan terdapat perbedaan yang signifikan hasil pre tes dan hasil pos tes pada kelompok siswa yang diajar dengan motode drill dengan rataan perbedaan skor sebesar 12,18. dan post-tes 14,82(2)Terdapat pengaruh yang signifikan metode pembelajaran eksplorasi terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola dimana nilai signifikansi t hitung = 10,67 dengan nilai signifikan p-value dua arah = 0,000. Karena nilai signifikan ini lebih kecil dari taraf signifikan α = 0,05, maka pengujian (3) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode drill dengan metode eksplorasi terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola dimana nilai t hitung = 2,94 dengan nilai signifikan, p-value dua arah = 0,006. Karena nilai signifikan ini lebih kecil dari taraf signifikan α = 0,05, maka pengujian bersifat nyata dengan rata=rata post tes metode drill = 15,10 dan post-tes mdtodeeskplorasi= 13.70. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa metode drill dan metodeeskplorasidapat meningkatkan kemampuan menggiring bola, akan tetapi metode drilllebih baik pengaruhnya dibanding dengan metode eskplorasimenggiring bola pada siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini.Kata Kunci:Metode Mengajar Drill, Metode Mengajar Eksplorasi, dan Keterampilan Dribbling

Copyrights © 2016