Penelitian ini bertujuan untuk menentukan peningkatan hasil belajar geografi siswa melalui model pembelajaran problem solving pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Talaga Raya. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Talaga Raya yang terdaftar pada semester genap tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang, Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: 1) aktivitas siswa dengan penerapan model pembelajaran problem solving pada setiap siklus ditunjukkan dengan skor rata-rata aktivitas siswa pada siklus I sebesar 2,5 yang termasuk kategori cukup meningkat pada siklus II menjadi 3,4 yang termasuk pada katergori baik; 2) Aktivitas mengajar guru dengan menerapkan model pembelajaran problem solving, ditunjukkan dengan skor rata-rata pada setiap siklus, dimana pada siklus I skor rata-rata aktivitas guru adalah 2,8 yang termasuk kategori baik dan meningkat pada siklus II menjadi 3,4 yang berkategori baik; 3). Ada peningkatan hasil belajar geografi siswa kelas X SMA Negeri 2 Talaga Raya dengan menerapkan model pembelajaran problem solving. Peningkatan sebesar 20,3% yang di peroleh dari selisih antara presentase ketuntasan siklus II dan siklus I. Dimana pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar sebesar 68,5 dengan presentase ketuntasan sebesar 63,3% dan pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar sebesar 79,37 dengan presentase ketuntasan 83,33%. Kata Kunci: Problem Solving, Proses, Hasil Belajar.
Copyrights © 2017