Prosiding Seminar Nasional Darmajaya
Vol 1 (2017): SEMNAS IIB DARMAJAYA

ANALISIS FAKTOR PENDIDIKAN, PEKERJAAN, JUMLAH DAN PENDAPATAN ANGGOTA KELUARGA SEBAGAI PENYEBAB KEMISKINAN DI KABUPATEN MUSI BANYUASIN (Studi Kasus di kecamatan Sungai Lilin)

DP, M Kurniawan. (Unknown)
Efriandi, Iwan (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Nov 2017

Abstract

Fenomena kemiskinan tidak dapat dihindari, meskipun pembangunan telah menurunkan jumlah penduduk miskin namun belum mampu menghilangkan kemiskinan. Sudah waktunya program pengentasan kemiskinan didasarkan pada factor-faktor yang mempengaruhinya, karena factor-faktor penyebab kemiskinan setiap daerah memliki karakteristik yang berbeda-beda, dengan demikian upaya pengentasan kemiskinan juga berbeda-bedaHasil analisis menunjukkan bahwa 86 persen kepala keluarga berada pada usia produktif, 87 persen pendidikan kepala keluarga tidak tamat SLTP, pendidikan signifikan mempengaruhi pendapatan keluarga (kepala keluarga yang  tidak  tamat SLTP rumah tangganya sangat miskin dan miskin), Jumlah anggota keluarga tidak signifikan mempengaruhi pendapatan keluarga, pendapatan anggota keluarga lainnya signifikan mempengaruhi pendapatan keluarga dan pekerjaan sebagai buruh tidak signifikan mempengaruhi pendapatan keluarga.Peranan Pemerintah daerah sangat penting karena lebih mengetahui karakteristik kemiskinan di daerahnya sehingga program pengentasan kemiskinan yang disusun sesuai dengan karakteristik daerahnya. Untuk mengatasi rendahnya pendidikan  keluarga miskin dibutuhkan perbaikan dan peningkatan akses pendidikan secara gratis. Orientasi pendidikan diarahkan pada penciptaan lulusan yang mampu menjadi wirausaha dan menciptakan lapangan kerja. Dibutuhkan berbagai pelatihan untuk peningkatan keahlian tambahan dan pengembangan asset produktif dengan pemberian bantuanpermodalan.Kata Kunci :kemiskinan, pendidikan, pekerjaan, jumlah dan pendapatan anggota keluarga

Copyrights © 2017