Kegiatan perawatan mempunyai peranan yang sangat penting , karena selain sebagai pendukung beroperasinya sistem agar lancar sesuai yang dikehendaki , kegiatan perawatan juga dapat meminimalkan biaya atau kerugian – kerugian yang ditimbulkan karena adanya kerusakan mesin. Depot LPG Gasdom I menghadapi masalah dalam hal perawatan preventif, yaitu dalam menetapkan waktu perawatan mesin. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan alternatif dalam menentukan waktu pelaksanaan kegiatan perawatan preventif , bagi mesin pompa yang dapat meminimalkan biaya perawatan yang dikeluarkan perusahaan. Metode yang dilakukan melalui wawancara langsung dengan pihak –pihak yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti , hal ini adalah pihak perusahaan dari bagian maintenance. Dari hasil perawatan preventif maka peluang mesin akan rusak untuk mesin beroperasi selama 8 jam sebesar 14,8 % untuk jenis kerusakan A , 8,5 % untuk jenis kerusakan B dan 6,2 % untuk jenis kerusakan C . Maka mesin pompa selama beroperasi 8 jam peluang rusaknya cukup besar , sehingga perlu mendapat perawatan harian. Sehingga cara menentukan perawatan yang tepat bagi mesin pompa pengisap ini adalah dengan cara mesin harus mendapat perawatan sebelum waktu operasi diatas. Atau lebih tepatnya mesin harus dirawat setelah waktu operasi selama 35,27 jam untuk jenis kerusakan A , 51,2 untuk jenis kerusakan B dan 61,05 untuk jenis kerusakan C . dimana waktu diatas merupakan MTBM nya atau waktu rata-rata perawatannya Keyword: waktu perawatan, perawatan preventif, mesin pompa, MTBM
Copyrights © 2018