Nikotin merupakan senyawa utama yang terdapat dalam tembakau, dimana nikotin termasuk salah satu zat berbahaya yang ada dalam rokok. Nikotin diabsorpsi dengan cepat dari paru-paru ke dalam darah. Bahaya dari nikotin yang terberat antara lain dapat merangsang pembentukan kanker. Selain itu nikotin mempunyai aktifitas yang menguntungkan yaitu sebagai antimikroba. Adanya himbauan dari Kementerian Pertanian dalam buku Pestisida Nabati, diharapkan pada suatu saat nanti Indonesia mampu berswasembada pestisida (Pesticides Self Sufficiency) sehingga tidak bergantung lagi kepada negara-negara besar penghasil pestisida kimia sintetis. Penelitian dilakukan dengan pengujian pendahuluan secara eksperimen laboratorium yang dilakukan tahun 2016 untuk menentukan kadar nikotin secara GC MS dan karakteristik ekstrak yang nantinya sebagai acuan untuk menentukan mutu ekstrak daun tembakau. Karakteristik ekstrak yang diuji adalah kadar air, berat jenis, cemaran mikroba yaitu angka kapang khamir (AKK), angka lempeng total (ALT) dan most probable number (MPN) Coliform. Hasil pengujian ekstrak daun tembakau diperoleh kadar nikotin: 3,14%, kadar air: 42,41%, berat jenis (BJ): 1,19 g/ml,AKK: 9,0x101,ALT: 8,0x101 dan MPN Coliform: < 2. Ekstrak daun tembakau yang diuji memenuhi persyaratan cemaran mikroba terhadap AKK,ALT, dan MPN ColiformKata kunci: nikotin, karakteristik, ekstrak, daun tembakau
Copyrights © 2017