Banyak dikalangan masyarakat umum yang belum memahami dan mengetahui pengetahuan tentang konsep pencempuran warna, yang mana konsep ini sangat berguna dan bermanfaat bagi kebutuhan hidup sehari-hari. Mengetahui konsep pencampuran warna, akan sangat membantu kebutuhan kita di bidang seni grafik visual, seperti desain produk, membuat lukisan, atau bahkan dalam pembuatan suatu video. Maka dari itu, penyusun mencoba membuat game berbasis Android yang memperkenalkan teori pencampuran warna sebagai sarana edukasi yang menarik untuk semua umur. Dalam membangun game ini peneliti menerapkan Algoritma “Fisher Yates†untuk melakukan pengacakan spawn object musuh agar tidak terjadi pengulangan data di setiap pengacakan spawn object musuh. Game ini memperkenalkan pengetahuan tentang konsep Teori Brewster, yaitu teori yang menggolongkan warna pada 4 golongan warna. Keempat golongan warna tersebut adalah warna primer, sekunder, tersier, dan netral. Pemain dituntut untuk berpacu mendapatkan skor tertinggi dalam game ini. Sistem game ini akan menyimpan skor tertinggi yang pernah diraih oleh pemain untuk ditampilkan ketika permainan selesai. Apabila pemain mendapatkan nilai yang lebih tinggi dari skor tertinggi yang telah tersimpan, maka sistem akan mengganti skor tertinggi dengan skor yang baru. Kata kunci - Game Edukasi, Teori Pencampuran Warna, Android, Fisher Yates.
Copyrights © 2017