Tindak pidana terorisme, bagi Indonesia, sudah menjadi ancaman yang sangat nyata dan menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. Pembentukan Densun 88 Anti Teror bagkan sampai pendirian Badan nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar serius menangani masalah ini. Berbagai aksi terorisme di Indonesia dari waktu ke waktu terus mengalami perubahan motif dan pelaku bahkan segmentasi sasaran. Namun, dalam banyak kasus, ketidakjelasan prosedur penanganan terhadap pelaku atau terduga terorisme masih menimbulkan banyak kontroversi. Mulai dari perlindungan HAM dan asas praduga tak bersalah, sampa kepada bagaimana peraturan perundang-undangan memberikan aturan yang jelas tentang bagaimana dan seperti apa perlindungan HAM terhadap penanganan kasus terorisme.
Copyrights © 2017