Kabupaten Jember terletak pada ketinggian kurang lebih 89 meter dari permukaan air laut dengan luas area 9.897,83 Ha (BPS Jember, 2005). Jumlah penduduk di Kabupaten Jember adalah 2141467 jiwa, dengan pertumbuhan penduduk + 0,71% per tahun. Kepadatan penduduk di wilayah perkotaan cukup tinggi yaitu rata-rata 3767 jiwa/km2. Sebagian peduduk di perkotaan Jember bertempat tinggal di kawasan permukiman padat yang cenderung memiliki lingkungan yang kurang terpelihara dan penyediaan prasarana dasar yang terbatas. Penelitian ini memaparkan isu ketersediaan prasarana air bersih dan sanitasi serta memaparkan model pengelolaannya. Pemecahan masalah ketersediaan prasarana dasar permukiman perkotaan yang padat adalah meningkatkan partisipasi masyarakat, sehingga tumbuh kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kualitas lingkungan. Upaya penyediaan prasarana air bersih dan sanitasi yang sesuai kebutuhan merupakan hal yang sangat penting untuk mencegah pencemaran lingkungan. Untuk itu, strategi dan langkah yang tepat sebaiknya bertumpu pada masyarakat guna peningkatan pelayanan air bersih dan sanitasi.
Copyrights © 2007