Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology (Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia)
Volume. 30, No. 4, October 2006

Kualitas Kehidupan Seksual Penderita Endometriosis Sebelum dan Sesudah Laparoskopi Operatif

HADISAPUTRA, W. (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Oct 2016

Abstract

Tujuan: Untuk mengevaluasi kualitas hubungan seksual penderita endometriosis sebelum dan setelah menjalani intervensi Laparoskopi operatif. Rancangan/rumusan data: Studi deskriptif analitik. Bahan dan cara kerja: Penelitian deskriptif analitik pada kasus kasus infertilitas dengan sangkaan endometriosis yang menjalani laparoskopi operatif dari tanggal 1 Juni 2004 s.d Juli 2005, di Klinik Raden Saleh Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSCM. Pengisian kuesioner dilakukan sebelum tindakan dan satu tahun pasca tindakan. Pengolahan statistik dilakukan dengan uji kemaknaan Chi square dan uji Fisher. Hasil: Dari 40 subjek penelitian didapat perbaikan pada intensitas orgamus secara sangat bermakna (p = 0,0009) dan hilangnya dispareuni secara bermakna (p = 0,0026), perbaikan dalam rasa puas (p = 0,0396). Serta perasaan lebih rileks (p = 0,045). Sedangkan beberapa keadaan yang tidak berbeda bermakna yaitu dalam hal variasi aktivitas seksual, lama aktivitas seksual serta frekwensi hubungan seks perminggu. Kesimpulan: Intervensi Laparoskopi operatif pada penderita endometriosis khususnya tindakan koagulasi ligamentum sakrouterina menyebabkan perbaikan kualitas kehidupan seksual secara bermakna. [Maj Obstet Ginekol Indones 2006; 30-4: 219-22] Kata kunci: endometriosis, ligamentum sakrouterina, dispareuni, orgasmus, kolsu

Copyrights © 2006