Tujuan: Untuk mengevaluasi kualitas hubungan seksual penderita
endometriosis sebelum dan setelah menjalani intervensi Laparoskopi
operatif.
Rancangan/rumusan data: Studi deskriptif analitik.
Bahan dan cara kerja: Penelitian deskriptif analitik pada kasus
kasus infertilitas dengan sangkaan endometriosis yang menjalani laparoskopi
operatif dari tanggal 1 Juni 2004 s.d Juli 2005, di Klinik
Raden Saleh Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSCM.
Pengisian kuesioner dilakukan sebelum tindakan dan satu tahun pasca
tindakan. Pengolahan statistik dilakukan dengan uji kemaknaan Chi
square dan uji Fisher.
Hasil: Dari 40 subjek penelitian didapat perbaikan pada intensitas
orgamus secara sangat bermakna (p = 0,0009) dan hilangnya dispareuni
secara bermakna (p = 0,0026), perbaikan dalam rasa puas (p = 0,0396).
Serta perasaan lebih rileks (p = 0,045). Sedangkan beberapa keadaan
yang tidak berbeda bermakna yaitu dalam hal variasi aktivitas seksual,
lama aktivitas seksual serta frekwensi hubungan seks perminggu.
Kesimpulan: Intervensi Laparoskopi operatif pada penderita endometriosis
khususnya tindakan koagulasi ligamentum sakrouterina
menyebabkan perbaikan kualitas kehidupan seksual secara bermakna.
[Maj Obstet Ginekol Indones 2006; 30-4: 219-22]
Kata kunci: endometriosis, ligamentum sakrouterina, dispareuni,
orgasmus, kolsu
Copyrights © 2006