Tujuan: Mengevaluasi patensi tuba dengan teknik modifikasi color
Doppler sonohisterosalpingografi bermedia kontras salin dibandingkan
dengan baku emas penilaian patensi tuba, yaitu kromopertubasi perlaparoskopi.
Tempat: Penelitian dilakukan di Klinik Teknologi Reproduksi Berbantu
Aster, dan Kamar Operasi One Day Surgery RS Dr. Hasan
Sadikin Bandung.
Bahan dan cara kerja: Pemeriksaan dilakukan terhadap 35 pasien
dengan masalah infertilitas, yang tengah menjalani penatalaksanaan infertilitas
dasar. Dilakukan penyuntikan cairan salin fisiologis 0,9 %
steril ke dalam uterus melalui alat yang telah dimodifikasi, yaitu kateter
pediatrik No. 10 yang bermandrin dan spuit 50 cc. Perjalanan cairan
diamati dengan USG transvaginal berteknologi Doppler kemudian dilakukan
penentuan patensi tuba. Hasil yang didapat dibandingkan dengan
hasil kromopertubasi perlaparoskopi dan dianalisis efektivitas diagnostiknya.
Dilakukan perhitungan sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi
positif, dan nilai prediksi negatif. Dilakukan pula penilaian kavum
uteri, yang diharapkan dapat memberikan keuntungan tambahan dari
penelitian ini.
Hasil: Sensitivitas modifikasi color Doppler sonohisterosalpingografi
bermedia kontras NaCl 0,9% adalah 87,5%, spesifisitas 95,5%,
nilai prediksi positif 97,7%, dan nilai prediksi negatif 77,8%.
Kesimpulan: Teknik modifikasi color Doppler sonohisterosalpingografi
bermedia kontras NaCl 0,9% merupakan teknik yang dapat diandalkan
untuk evaluasi patensi tuba.
[Maj Obstet Ginekol Indones 2008; 32-3: 143-7]
Kata kunci: infertilitas, patensi tuba, color Doppler, sonohisterosalpingografi.
Copyrights © 2008