Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology (Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia)
Volume. 33, No. 2, April 2009

Gambaran densitas mineral tulang vertebra lumbal akseptor KB suntik DMPA

TAHIR, A.M. (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Dec 2016

Abstract

Tujuan: Dilakukan penelitian untuk menilai dampak pemakaian kontrasepsi suntik DMPA pada densitas tulang Vertebra Lumbal (VL. 1-4) pada akseptor jangka pendek pada saat sebelum suntikan ke 3-3 (minggu ke 24 atau 6 bulan) dan sebelum suntikan kelima (minggu ke 48 atau 1 tahun) dibandingkan dengan perempuan bukan akseptor sebagai kontrol dan akseptor jangka panjang (≥ 5 tahun), dengan alat Dual Energy X-Ray Absorptiometry (DEXA). Tempat: Dilakukan di Makassar antara Januari 2006 - Maret 2007 pada 33 orang akseptor KB suntik DMPA jangka pendek (1 tahun), 31 orang akseptor suntik DMPA jangka panjang (≥ 5 tahun), dan 33 perempuan bukan akseptor KB sebagai kontrol. Rancangan/rumusan data: Potong Lintang. Hasil: Karakteristik sampel berdasarkan umur rerata: 22,7 ± 3,1 tahun (akseptor 1 tahun) dan 27,2 ± 4,8 tahun (kontrol), homogen secara statistik. Sebelum perlakuan, tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antara DMT VL. 1-4 kedua kelompok (p > 0,05). Setelah perlakuan, DMT VL. 1-4 pada akseptor 1 tahun menjadi lebih rendah dibandingkan kontrol pada semua level vertebra lumbal, dengan uji Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang bermakna (p < 0,05). Besarnya perubahan DMT antara akseptor dan kontrol menunjukkan perbedaan yang bermakna, di mana perubahan pada akseptor (p < 0,05) bahkan pada kontrol tidak ada perubahan (0,0). Angka kejadian pada osteopenia lebih tinggi pada akseptor daripada akseptor 1 tahun dan akseptor 1 tahun lebih tinggi daripada kontrol pada pada semua level VL. Kesimpulan: Kejadian osteopenia berhubungan dengan lama pemakaian KB Suntik DMPA. [Maj Obstet Ginekol Indones 2009; 33-2: 101-7] Kata kunci: DMT vertebra lumbal, DMPA

Copyrights © 2009