Tujuan: Dilakukan penelitian untuk menilai dampak pemakaian kontrasepsi suntik DMPA pada densitas tulang Vertebra Lumbal (VL. 1-4) pada akseptor jangka pendek pada saat sebelum suntikan ke 3-3 (minggu ke 24 atau 6 bulan) dan sebelum suntikan kelima (minggu ke 48 atau 1 tahun) dibandingkan dengan perempuan bukan akseptor sebagai kontrol dan akseptor jangka panjang (⥠5 tahun), dengan alat Dual Energy X-Ray Absorptiometry (DEXA).
Tempat: Dilakukan di Makassar antara Januari 2006 - Maret 2007 pada 33 orang akseptor KB suntik DMPA jangka pendek (1 tahun), 31 orang akseptor suntik DMPA jangka panjang (⥠5 tahun), dan 33 perempuan bukan akseptor KB sebagai kontrol.
Rancangan/rumusan data: Potong Lintang.
Hasil: Karakteristik sampel berdasarkan umur rerata: 22,7 ± 3,1 tahun (akseptor 1 tahun) dan 27,2 ± 4,8 tahun (kontrol), homogen secara statistik. Sebelum perlakuan, tidak ditemukan perbedaan yang bermakna
antara DMT VL. 1-4 kedua kelompok (p > 0,05). Setelah perlakuan, DMT VL. 1-4 pada akseptor 1 tahun menjadi lebih rendah dibandingkan kontrol pada semua level vertebra lumbal, dengan uji Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang bermakna (p < 0,05). Besarnya perubahan
DMT antara akseptor dan kontrol menunjukkan perbedaan yang bermakna, di mana perubahan pada akseptor (p < 0,05) bahkan pada kontrol tidak ada perubahan (0,0). Angka kejadian pada osteopenia lebih tinggi
pada akseptor daripada akseptor 1 tahun dan akseptor 1 tahun lebih tinggi daripada kontrol pada pada semua level VL.
Kesimpulan: Kejadian osteopenia berhubungan dengan lama pemakaian KB Suntik DMPA.
[Maj Obstet Ginekol Indones 2009; 33-2: 101-7]
Kata kunci: DMT vertebra lumbal, DMPA
Copyrights © 2009