Tujuan: Mengetahui gambaran integrin αvβ3 endometrium wanita
infertilitas dan kaitannya dengan penyakit radang panggul (PRP) asimptomatik
pada saat fase luteal madya.
Rancangan: Penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian potong
lintang.
Bahan dan cara kerja: Penelitian dilakukan pada 32 orang pasien
infertilitas yang datang ke klinik Yasmin RSCM kemudian dilakukan
biopsi endometrium pada hari ke 19 - 21 dan pemeriksaan progesteron
hari ke 21 siklus haid. Hasil biopsi dianalisa untuk dating endometrium,
pemeriksaan imunohistokimia di Makmal terpadu RSCM - FKUI (Hasil
pewarnaan dievaluasi untuk mendapatkan HSCORE) dan untuk penilaian
endometritis histologik di Laboratorium Patologi FKUI.
Hasil: Dari 32 sampel biopsi endometrium didapatkan ekspresi integrin
αvβ3: (25%) dengan intensitas lemah, (50%) dengan intesitas sedang
dan (25%) dengan intesitasnya kuat. Pada 16 (50%) sampel terbukti
endometritis dengan 15 (93,8%) sampel ekspresi integrin αvβ3 endometrium
adalah lemah - sedang dan 1 (6,3%) sampel ekspresi integrin
αvβ3 endometrium adalah kuat, pada uji t tidak berpasangan didapatkan
nilai t = -2,631; df = 30 dan nilai p = 0,013.
Kesimpulan: Endometritis pada wanita infertilitas dengan PRP
asimtomatik, mungkin memiliki hubungan dengan lemahnya ekspresi
αvβ3 integrin endometrium pada populasi infertilitas wanita.
[Maj Obstet Ginekol Indones 2006; 30-4: 229-33]
Kata kunci: integrin αvβ3 endometrium, Penyakit radang panggul
(PRP) asimptomatik, Infertilitas, Fase luteal madya
Copyrights © 2006