Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara penyelesaian konflik dalam dunia bisnis, yang didasarkan pada fokus masalah kontrak kerja tertulis antara PT. Telkomsel dan PT Prima Jaya Informatika pada tahun2011, dimana PT Prima Jaya Informatika adalah distributor voucher isi ulang Kartu Prima, yang menyebabkanperusahaan sekelas PT Telkomsel dapat pailit. Fokus masalah adalahmengenai komunikasi dalam manajemen konflik yang dilakukan oleh kedua belah pihak, terutama bagaimana seorang public relations menangani krisis dan dapat meyakinkan kembali kepada khalayak atau publik bahwa PT Telkomsel dalam keadaan stabil. Teori yang digunakan adalah komunikasiorganisasi,manajemen konflik danpublic relationskhususnya Image Restoration Theori (Teori Pemulihan Citra) dalam menangani konflik. Paradigma penelitian adalahparadigma kritis, pendekatan kualitatifdan metode yang digunakan adalah pendekatan komunikasiorganisasi dalam sengketa atau persoalan yang terjadi pada kedua belah pihak (studi kasusPT Telkomsel), hasil penelitian diperoleh denganteknik wawancaradan observasi kepadasubyekpenelitianyaitu public relations atau humas dari PT Telkomsel serta data yang lainnya dari sumber yang dapat dipercaya. Hasil dan analisis penelitian adalah mengetahui cara penyelesaian konflik dengan gaya komunikasi yang dilakukan, penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut, memahami komunikasi organisasi yang dijalankan, mengetahui dalam memanajemen konflik serta apa saja langkah langkah public relations PT Telkomsel untuk kembali memulihkan citra perusahaan dimata publik
Kata Kunci : telkomsel, public relations, bisnis, komunikasi,citra
Copyrights © 0000