Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen humas pemerintah provinsi
DKI Jakarta terhadap isu kemacetan trasportasi. Salah satu penyebab terjadinya isu
kemacetan Jakarta disebabkan oleh jumlah penduduknya yang terus meningkat.
Jumlah penduduk yang terus meningkat di Provinsi DKI Jakarta dapat memicu
reputasi negate, yaitu kemacetan. DKI Jakarta tidak dapat lepas dari isu kemacetan
trasportasi. Penyelesain pada isu kemacetan yang terjadi di DKI Jakarta tidak secara
teknis semata. Namun dibutuhkan strategi manajemen isu yang efektif untuk
membangun reputasi Jakarta bebas macet. Dalam mengelola manajemen isu
pemerintah provinsi DKI Jakarta perlu manajemen komunikasi yang sesuai dengan
karakteristik kota Jakarta. Manajemen humas merupakan salah satu strategi yang
dapat melepaskan Jakarta dari reputasi kemacetan. Untuk membangun reputasi
positif pemerintah provinsi DKI Jakarta telah mampu bersinergi dengan stakeholder.
Upaya ini dilakukan untuk membangun program reputasi pemerintah provinsi DKI
Jakarta yang prokatif untuk menyelesaikan masalah ini.
Kata kunci : Manajemen Humas, Reputasi, Stakeholder
Copyrights © 0000