Jurnal Agrotek Tropika
Vol 1, No 2 (2013)

RESPONS GULMA TERHADAP LAMA FERMENTASI CAIRAN PULP KAKAO SEBAGAI BIOHERBISIDA

Dwi Apri Kusnendar (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Dad R.J. Sembodo (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Herry Susanto (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
31 May 2013

Abstract

Cairan fermentasi pulp kakao merupakan limbah yang belum banyak dimanfaatkan. Kandungan asam organik yang terdapat pada cairan fermentasi membuat limbah tersebut berpotensi sebagai bioherbisida pascatumbuh. Berdasarkan hasil uji awal limbah ini dapat meracuni dengan munculnya klorosis pada gulma.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh lama fermentasi cairan buah kakao terhadap tingkat keracunan pada gulma; (2) pengaruh beberapa jenis gulma terhadap tingkat keracunan; dan (3) pengaruh interaksi antara lama fermentasi dan jenis gulma terhadap tingkat keracunan gulma. Aplikasi pulp kakao dilakukan secara pascatumbuh, perlakuan disusun secara faktorial (10 x 7).  Faktor pertama adalah lama fermentasi pulp kakao (F) yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 minggu dan kontrol (tanpa diaplikasi)) sebagai pembanding. Faktor kedua adalah 7 jenis gulma (G) yaitu Mimosa invisa; Borreria latifolia; Richardia brasiliensis; Asystasia gangetica; Setaria plicata; Axonopus compressus; Cyperus kyllingia.  Percobaan dilakukan dengan Rancangan Petak Berjalur (Strip Plot Design). Data dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji BNT pada α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Carian pulp kakao yang difermentasi selama 4 sampai 5 minggu dapat meracuni gulma paling tinggi. (2) Cairan fermentasi pulp kakao yang diaplikasikan secara langsung ke gulma sangat efektif dalam meracuni gulma M. pudica, B. latifolia, R. brasiliencis, A. gangetica, dan A. compressus, sedangkan Setaria plicata dan Cyperus kyllingia tahan terhadap aplikasi cairan pulp kakao yang di fermentasi; (3) Ada pengaruh interaksi antara lama fermentasi dan jenis gulma dalam mempengaruhi persentase keracunan.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is a journal of science in the field of agrotechnology which covers several fields of science such as Agronomy, Horticulture, Soil Science, and Plant Pests and Diseases. Journal of Tropical Agrotek published since 2013 and published three times in one year ie in ...