Jurnal Skala Kesehatan
Vol 6 No 2 (2015): JURNAL SKALA KESEHATAN

HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA SISWI PONDOK PESANTREN AN-NAJAH CINDAI ALUS MARTAPURA TAHUN 2014

Chairiyah Chairiyah (Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jur. Kebidanan)
Syamsuddin Syamsuddin (Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jur. Kebidanan)
Tri Tunggal (Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jur. Kebidanan)



Article Info

Publish Date
20 Apr 2016

Abstract

Pesantren pada umumnya menerapkan pola hidup sederhana dengan peraturan dan pengawasan yang sangat ketat. Siswa-siswanya biasanya berasal dari beberapa daerah. Begitu juga dengan Pesantren An-Najah Cindai Alus yang sebagian siswinya berasal dari luar wilayah Kota Banjarbaru.Siswi dalam usia remaja dalam masa pertumbuhan mengalami perubahan organ-organ fisik secara cepat, dan tidak seimbang dengan perubahan kejiwaan (Yani, 2009), tentunya termasuk perubahan pada sistem reproduksi yang dapat menimbulkan ketidakseimbangan faktor kejiwaan.Studi awal yang dilakukan pada pesantren ini menemukan beberapa siswi yang mengeluhkan kegiatan belajar yang padat, tugas-tugas yang banyak, dan waktu istirajat relatif sedikit. Sepuluh siswi yang diwawancarai ada 6 siswi yang mengatakan menstruasinya tidak teratur, dan 4 siswi mengatakan menstruasinya teratur.Pengaturan tingkat stres dalam 4 kategori pada 10 siswi menemukan 20% normal, 20% stres ringan, 40% stres sedang dan 20% stres berat, tidak ada siswi dengan stres sangat berat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada siswi Madrasah Aliyah di Pondok Pesantren Modern An-Najah Cindai Alus Martapura Tahun 2014. Penelitian yang digunakan menggunakan desain Survey Analitik, dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian berjumlah 55 orang dengan cara Total Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis penelitian dengan uji korelasi spearman.Hasil dari penelitian didapat 4 responden (7,3%) tingkat stres normal, 16 responden (29,1% mengalami stres ringan, 29 responden (52,7%) mengalami stres sedang, 6 responden (10,9%) mengalami stres berat dan tidak ada yang mengalami stres sangat berat. Sedangkan siklus menstruasi didapat 20 responden (36,4%) mengalami siklus menstruasi teratur dan 35 responden (63,6%) mengalami siklus menstruasi tidak teratur. Hasil uji statistik α = 0,05, mendapatkan hasil ρ = 0,000.Kesimpulan dalan penelitian ini adalah adanya hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi. Kata Kunci : Tingkat Stres, Siklus Menstruasi

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

JSK

Publisher

Subject

Dentistry Environmental Science Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

The Journal article contains the results of several studies in science Nursing, Midwifery, Dental Nursing, Nutrition Sciences, Environmental Health, Health Analysts,Medical Records and Health Information provided on the results of public service to the science of education and health management. ...