Indonesia merupakan negara yang berada di wilayah jalur gempa pasifik (Circum Pasific Earthquake Belt) dan jalur gempa asia (Trans Asiatic Earthquake Belt) sehingga sangat berpotensi mengalami gempa. Gempa bumi adalah getaran atau gerakan gelombang pada kulit bumi akibat dari pergeseran tiba-tiba dari lapisan tanah di bawah permukaan bumi (lempeng bumi). Ada 2 pendekatan yang digunakan untuk memperhitungkan beban lateral (gempa bumi) yang bekerja pada struktur, yaitu secara statik ekivalen dan analisis dinamik ( respon spectrum atau time history ).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja gaya dalam pada struktur gedung bertingkat yang ditinjau berdasarkan drift, displacement dan base shear. Metode yang digunakan adalah analisis dinamik response spektrum dengan menggunakan bantuan ETABS V 9.7.2. Sistem struktur yang direncanakan menggunakan sistem ganda yaitu dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah dan Dinding Geser.Nilai drift terbesar arah x adalah 10,75 mm dan yang terkecil adalah 0,12 mm. Sedangkan nilai drift terbesar arah y adalah 7,06 mm dan yang terkecil adalah 0,07 mm. Untuk nilai displacement terbesar arah x adalah 2,49 mm, dan nilai displacement terbesar arah y adalah 1,18 mm. Selanjutnya nilai base shear arah x dan arah y masing-masing sebesar 3323,911 kN dan 3873,630 kN. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil analisis respon spectrum pada arah X dan Y mengahasilkan Vdinamik lebih besar 0,85 Vstatik, gempa rencana memenuhi ketentuan yang berlaku sesuai peraturan SNI 03-1726-2012.
Copyrights © 2017