Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Vol 2, No 2 (2018)

KKN-PPM Pembinaan dan Pemberdayaan Cabang-Ranting Muhammadiyah Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur

Ibrahim Halim (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Palopo)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2018

Abstract

Jika dicermati kondisi Muhammadiyah saat ini, ada beberapa problem yang dihadapi. Pertama, masih banyak Cabang dan Ranting yang belum memiliki kepengurusan lengkap dan belum mampu menjalankan tertib organisasi, administrasi, keuangan, maupun kegiatan. Kedua, belum adanya tertib organisasi menyebabkan kepengurusan Cabang dan Ranting rentan konflik internal, terutama terkait dengan pengelolaan amal usaha. Ketiga, lemah inisiatif, cenderung pasif, dan menunggu instruksi dari atas. Keempat, kondisi diperparah oleh fakta bahwa SDM pimpinan Cabang dan Ranting masih banyak didominasi oleh kalangan usia lanjut. Kelima, Cabang dan Ranting Muhammadiyah cenderung monoton dalam mengadakan kegiatan, serta kurang mampu merespon perkembangan dan tuntutan lokalitas. Keenam, organisasi di tingkat Cabang dan Ranting memiliki daya saing yang rendah. Program ini berlokasi di Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur. Adapun metode pelaksanaan program ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal yang dibagi menjadi 2 tahap. Pertama, memberikan pemahaman konsep dan teori pembinaan dan Pemberdayaan. Kedua, melakukan pelatihan pembinaan dan pemberdayaan Cabang dan Ranting Muhammadiyah. Pembinaan dan pemberdayaan Cabang dan Ranting Muhammadiyah dapat dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu: pertama, pengajian. Kedua, Kursus dan Pelatihan secara berkala. Pemberdayaan ekonomi dengan membuat pelatihan home industry, peningkatan SDM, pelatihan kewirausahaan lainnya yang bermanfaat dan sesuai dengan situasi dan kondisi Cabang dan ranting Muhammadiyah masing-masing.Kata Kunci: Cabang ranting, Muhammadiyah, Pemberdayaan, Pembinaan

Copyrights © 2018