Jurnal Hortikultura
Vol 28, No 1 (2018): Juni 2018

Inovasi Teknologi Tanaman Krisan yang Dibutuhkan Pelaku Usaha (Technology Innovation of Chrysanthemum Needed by Stakeholders)

Nur Qomariyah Hayati (Balai Penelitian Tanaman Hias)
nFN Nurmalinda (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta)
Budi Marwoto (Balai Penelitian Tanaman Hias)



Article Info

Publish Date
17 May 2019

Abstract

Inovasi merupakan komponen utama dalam peningkatan daya saing. Informasi inovasi teknologi yang sesuai kebutuhan pengguna sangat diperlukan dalam penentuan prioritas program penelitian. Tujuan penelitian adalah memperoleh informasi jenis inovasi teknologi yang dibutuhkan pelaku usaha untuk mengembangkan budidaya tanaman krisan. Penelitian dilakukan di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Bali pada bulan Januari-Desember 2014. Pemilihan lokasi dan responden dilakukan secara purposive, yaitu dengan menentukan sebanyak 45 petani yang berasal dari 10 kelompok tani yang menanam krisan di masing-masing wilayah. Untuk mengetahui tingkat kepentingan kebutuhan inovasi teknologi dalam pengembangan agribisnis krisan berkelanjutan digunakan skala Likert lima tingkat, yaitu sangat penting, penting, cukup penting, tidak penting, dan sangat tidak penting. Penilaian kepentingan dilakukan berdasarkan perkiraan besarnya tingkat kepentingan suatu inovasi teknologi dalam pengembangan sistem agribisnis krisan. Penilaian pelaku usaha terhadap nilai kepentingan relatif jenis inovasi dari masing-masing subsistem agribisnis merupakan dasar pertimbangan untuk menentukan tingkat prioritas dalam program penelitian ke depan dengan kategori utama, prioritas, maupun potensial.KeywordsIdentifikasi; Inovasi teknologi; Krisan; Pelaku usahaAbstractInnovation is a key component in increasing competitiveness. Informations of technology innovation is necessary in determining the priority of research programs that meet the needs of users. The purpose of this study was to obtain information on the type of technological innovation required by business actors to develop chrysanthemum cultivation. The study was conducted in West Java, Central Java, and Bali in January-December 2014. The selection of location and respondents was done purposively by determining as many as 45 farmers from 10 farmer groups planting chrysanthemums in each region. To know the importance level of technological innovation in the development of sustainable chrysanthemum agribusiness was used five-level Likert scale, that is very important, important, important enough, unimportant, and very unimportant. Assessment of interest is based on the approximate level of importance of a technological innovation in the development of chrysanthemum agribusiness system. The appraisal of business actors on the relative importance of different types of innovation from each agribusiness subsystem is the basis of consideration to determine the priority level in future research programs with major category, priority category, and potential category categories.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

JHORT

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikultura, yaitu tanaman sayuran, tanaman hias, tanaman buah tropika maupun subtropika. Jurnal Hortikultura diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Litbang Pertanian, ...