Jurnal Penelitian Kehutanan FALOAK
Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Kehutanan FALOAK

PENILAIAN EKONOMI PENGELOLAAN WISATA ALAM DI CAGAR ALAM PEGUNUNGAN ARFAK KABUPATEN MANOKWARI, PAPUA BARAT (Studi Kasus Kampung Kwau Distrik Minyambouw) [Economic Valuation of Ecotourism Management in Arfak Mountains Nature Reserve of Manokwari Regency (Case Study of Kwau Village of Minyambouw District)]

Abdullah Tuharea (Unknown)
Hardjanto Hardjanto (Unknown)
Yulius Hero (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Apr 2017

Abstract

Pengelolaan dan pemanfaatan jasa lingkungan seperti wisata alam yang terjadi selama ini di wilayah Cagar Alam Pegunungan Arfak (CAPA) belum menjadi perhatian stakeholder terkait dikarenakan kurangnya informasi tentang manfaat ekonominya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi nilai ekonomi pengelolaanwisata alam di Kampung Kwau, Distrik Minyambouw, Kabupaten Manokwari. Kampung Kwau merupakan salah satu daerah penyangga dari Cagar Alam Pegunungan Arfak. Metode yang digunakan adalah Travel Cost Method (TCM) dengan sistem zonasi (asal pengunjung). Data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder dengan cara wawancara serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwanilai ekonomi pengelolaan wisata alam di Kampung Kwaupada tahun 2011 adalah  Rp. 895.868.125 dari total biaya pengeluaran pengunjung.Biayapengeluaranyang terbesar adalah biaya transportasi (91%).Obyek wisata alam andalan Kampung Kwau adalah bird watching. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan acuan dalam pengelolaan kawasan CAPA.  

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JPKF

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Immunology & microbiology

Description

Jurnal Penelitian Kehutanan FALOAK (JPKF) adalah publikasi ilmiah hasil penelitian bidang kehutanan dengan No. ISSN 2579-5805. Jurnal ini merupakan konsorsium yang dibentuk oleh tiga institusi yaitu Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan Bukan Kayu, Balai Penelitian dan Pengembangan ...