Pembelajaran bersifat Aplikatif. Penanaman soft skill siswa dalam menghadapi tantangan globalisasi perlu dilakukan. Upaya ini dapat ditempuh melalui cara pengintegrasian aspek-aspek soft skill dalam pembelajaran, pengintegrasian dapat dilakukan dengan jalan mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kevalidan perangkat pembelajaran, peningkatan soft skill dan pemahaman konsep, serta respon siswa. Siswa kelas XI IPA SMA N 4Cirebon tahun ajaran 2015/2016 sebagai populasi pada penelitian ini. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling, kelas XI IPA 6 terpilih sebagai subjek penelitian. Penelitian dan pengembangan (R & D) merupakan jenis penelitian ini dengan model 4-D yang meliputi tahapan Define, Design, Develop, tanpa tahap Disseminate, sedangkan “One Group Pretest-PostestControl Groups Design” digunakan sebagai desain penelitian. Hasil menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis masalah pada materi hidrolisis garam yang dikembangkan memiliki kriteria valid dengan rata-rata skor sebesar 3,57, adanya peningkatan soft skill siswa dengan N-Gain sebesar 0,46 dalam kategori sedang, sebanyak 72,72% siswa mencapai ketuntasan soft skill dengan kriteria tinggi atau sangat tinggi, pemahaman konsep siswa juga meningkat dengan perolehan N-Gain sebesar 0,69 dalam kategori sedang, sebanyak 84,85% siswa mencapai ketuntasan belajar dengan KKM ≥ 76, serta siswa memberikan respon positif.Kata Kunci: Pemahaman Konsep; Pengembangan Perangkat Pembelajaran Bervisi SETS Berbasis Masalah; Soft Skill.
Copyrights © 2016