Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran
Vol 29, No 2 (2017): Agustus

Pemanfaatan ekstrak etil asetat buah merah sebagai zat pengganti pewarna primer pada teknik pengecatan tunggal bakteri gram negatif batangUtilization of ethyl acetate extract of Pandanus conoideus lam. as substitution for simple staining techniques of gram-negative rods bacteria

Rahayuningtyas, Achsanul Dzuriyati (Unknown)
Dewi, Warta (Unknown)
Sudjarwo, Indrati (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Aug 2017

Abstract

Pendahuluan: Buah merah merupakan salah satu buah yang banyak terdapat di Indonesia, terutama di daerah Papua. Buah merah (Pandanus conoideus Lam) mengandung karoten dan betakaroten yang menyebabkan warna merah yang sangat pekat pada buah merah. Tujuan penelitian untuk memanfaatkan ekstrak etil asetat buah merah sebagai pengganti zat pewarna primer bakteri gram negatif batang pada teknik pengecatan tunggal. Metode: Penelitian dilakukan secara deskripstif dengan cara melakukan teknik pengecatan tunggal. Pertama, dibuat biofilm tipis Escherichia coli sebagai objek penelitian pada kaca preparat, kemudian ekstrak etil asetat buah merah diteteskan diatasnya sebagai penganti zat warna karbol fuchsin (pewarna primer). Hasil pengecatan tunggal dilihat di bawah mikroskop dan data hasil pengecatan di tabulasikan atau dicatat pada tabel. Hasil: Ekstrak etil asetat buah merah tidak dapat mewarnai bakteri gram negatif batang. Simpulan: Ekstrak etil asetat buah merah tidak dapat digunakan sebagai zat warna pengganti pewarna primer pada proses pengecatan tunggal bakteri gram negatif batang. ABSTRACTIntroduction: Red fruit is one of fruits in Indonesia, especially in the Papua region. Red fruit (Pandanus conoideus Lam) contains carotene and betacarotene which causes a very thick red color on the red fruit. The purpose of this study was to utilize ethyl acetate extract of red fruit as primary dye substitute for simple staining techniques of Gram-negative rod bacteria. Methods: The study was carried out descriptively by doing a simple staining technique. First, a thin biofilm of Escherichia coli as a study object was made on a object glass, then the ethyl acetate extract of red fruit was dripped over it as a substitute for fuchsin carbolic dye (primary dye). The results of a simple staining are seen under a microscope and the results are tabulated or recorded in the table. Result: Ethyl acetate extract of Red fruit cannot stain gram-negative rod bacteria. Conclusion: ethyl acetate extract of red fruit cannot be used as a dye substitute for primary dye in the process of simple staining gram-negative rod bacteria.Keywords: Pandanus conoideus Lam, Escherichia coli, simple staining.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jkg

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions

Description

Bidang cakupan Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran adalah semua bidang ilmu kedokteran gigi, yaitu biologi oral; ilmu dan teknologi material gigi; bedah mulut dan maksilofasial; pedodonsia; ilmu kesehatan gigi masyarakat, epidemiologi, dan ilmu kedokteran gigi pencegahan; konservasi gigi, ...