Jurnal Analis Kesehatan
Vol 5, No 1 (2016): JURNAL ANALIS KESEHATAN

Prevalensi Hasil Uji Saring HbsAg dan Anti HCV pada Darah Donor Di Unit Darah Donor (UDD) RSUD Pringsewu Kabupaten Pringsewu Tahun 2012-2014

NURMINHA NURMINHA (JURUSAN ANALIS KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN TANJUNGKARANG)



Article Info

Publish Date
30 May 2017

Abstract

Pendonor darah adalah orang yang menyumbangkan darah atau komponennya kepada pasien untuk tujuan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan. Untuk mendapatkan darah yang siap ditransfusikan diperlukan upaya-upaya, mulai dari penggalangan masyarakat agar rela menyumbangkan sebagian darahnya, Masyarakat yang menjadi pendonor perlu dilakukan pemeriksaan uji saring untuk menghindari resiko bagi pendonor atau penerima. Salah satu cara yang dilakukan untuk menghindari resiko bagi pendonor darah atau penerima adalah  melalui pemeriksaan screening darah terhadap Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) adalah uji screening terhadap penyakit Hepatitis B untuk mendeteksi antigen permukaan Hepatitis B (HBsAg) untuk meminimalkan penyebaran terhadap Hepatitis B dan anti-HCV untuk meminimalkan penyebaran terhadap Hepatitis C.  Penelitian ini bersifat deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat HBsAg dan anti-HCV reaktif pada darah donor di Unit Donor Darah (UDD) RSUD Pringsewu Kabupaten Pringsewu. Analisa data menggunakan univariat. Hasil penelitian didapatkan calon pendonor darah di UDD RSUD Pringsewu uji saring HBsAg reaktif yaitu pada tahun 2012 didapatkan persentase 1,00%, ditahun 2013 dengan persentase 1,08 %, dan ditahun 2014 dengan persentase 1,05 %. Dan didapatkan pula uji saring anti-HCV reaktif yaitu pada tahun 2012 didapatkan persentase 0,19 %, ditahun 2013 dengan persentase 0,20 %, dan ditahun 2014 dengan persentase 0,10 %.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JANALISKES

Publisher

Subject

Health Professions Immunology & microbiology

Description

Jurnal Analis Kesehatan particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of medical areas. It covers the parasitology, bacteriology, virology, haematology, clinical chemistry, toxicology, food and drink ...