Jurnal Analis Kesehatan
Vol 5, No 1 (2016): JURNAL ANALIS KESEHATAN

Pengaruh Pemberian Kemoterapi Terhadap Peningkatan Kadar Asam Urat Penderita Kanker Payudara RS Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2015

SRI UJIANI (JURUSAN ANALIS KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN TANJUNGKARANG)



Article Info

Publish Date
30 May 2017

Abstract

Kanker adalah pertumbuhan sel yang tidak normal/terus menerus dan tak terkendali, dapat merusak jaringan sekitarnya serta dapat menjalar ke tempat yang jauh dari asalnya yang disebut metastatis. Salah satu bentuk penanganan kanker adalah kemoterapi. Dalam pelaksanaannya, kemoterapi menggunakan obat-obatan sitostatika. Sitostatika adalah kelompok obat (bersifat sitotoksik) yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Pemberian kemoterapi pada sel tumor yang sensitif akan berakibat terjadinya penghancuran “mendadak” sejumlah besar sel tumor sehingga terjadi degradasi asam nukleat, mengakibatkan katalisis hipoksantin dan xantin oleh xantine oksidase yang meningkatkan pembentukan asam urat (Jack, 2009). Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh pemberian kemoterapi terhadap peningkatan kadar asam urat penderita kanker payudara di RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Penelitian ini bersifat kuantitatif,  desain penelitian analitik dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh pasien kemoterapi penderita kanker payudara rawat inap di Poli Klinik penyakit dalam wanita RSUD dr. H. Abdul Moeloek provinsi Lampung, yang dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2015. Data dianalisa dengan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji T berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh kemoterapi yang signifikan terhadap kadar asam urat  penderita kanker payudara RS Abdul Moeloek Provinsi Lampung.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JANALISKES

Publisher

Subject

Health Professions Immunology & microbiology

Description

Jurnal Analis Kesehatan particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of medical areas. It covers the parasitology, bacteriology, virology, haematology, clinical chemistry, toxicology, food and drink ...