Prosiding Seminar Nasional Pakar
Prosiding Seminar Nasional Pakar 2018 Buku I

UJI EKSTRAK BUBUK BATANG TALAS (Colocasia esculenta) SEBAGAI BAHAN PENGAWET BAKSO

Hanifah Fuadi (Unknown)
Syahril Makosim (Unknown)
Abu Amar (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Mar 2018

Abstract

Bakso seringkali diberi tambahan boraks sebagai bahan pengawet. Tanamantalas (Colocasia esculenta) adalah tanaman tropis yang banyak tumbuh diIndonesia, mengandung asam-asam organik yang berpotensi sebagai bahanpengawet. Batang talas dibuat bubuk, kemudian diekstrak dan ekstraknyadigunakan sebagai pengganti air pada adonan bakso. Bakso diberikan tigaperlakuan, yaitu; BA (bakso+akuades), BP (bakso+paraben), dan BE(bakso+ekstrak bubuk batang talas). Pengujian dilakukan dengan menghitungjumlah mikroba yang terkandung dalam bakso segar (setelah direbusdidiamkan pada wadah tertutup steril selama tiga jam pada suhu ruang), danbakso kadaluwarsa (setelah direbus didiamkan pada suhu ruang di wadahtertutup steril selama 24-48 jam) menggunakan metode Total Plate Count(TPC). Untuk mengetahui kondisi fisik bakso pada ketiga perlakuandilakukan pengamatan visual, dan dilakukan uji coba ekstrak bubuk batangtalas pada bakso sehat F1 Harkit. Hasil uji TPC bakso segar dan baksokadaluwarsa, menunjukkan bahwa mikroba yang terkandung dalam BE lebihsedikit daripada BP dan BA. Hasil pengamatan visual juga menunjukkanbahwa BE mengalami kerusakan lebih lambat daripada BP dan BA. Hasil ujicoba pada bakso sehat F1 Harkit menunjukkan bahwa ekstrak bubuk batangtalas dapat memperpanjang umur simpan bakso dari yang awalnya hanyadelapan jam menjadi 16 jam, juga dapat berfungsi sebagai penstabil adonanbakso.

Copyrights © 2018