Media Akuakultur
Vol 6, No 1 (2011): (Desember 2011)

NILA MERAH AIR TAWAR, PELUANG BUDIDAYANYA DI TAMBAK AIR PAYAU

Abdul Mansyur (Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya)
Markus Mangampa (Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2011

Abstract

Salah satu komoditas perikanan budidaya bernilai ekonomis tinggi adalah ikan nila merah (Oreochromis niloticus), merupakan ikan air tawar, yang miliki potensi untuk dibudidayakan di tambak air payau. Ikan nila merah merupakan ikan yang memiliki daya tahan tubuh dan adaptasi yang baik. Salah satu adaptasi yang dapat dilakukan oleh ikan nila adalah adaptasi fisiologis terhadap rentang salinitas yang tinggi karena ikan nila tergolong ikan eurihaline dan memiliki potensi untuk penyesuaikan diri pada salinitas air laut. Pembudidayaan ikan nila (Oreochromis niloticus) tergolong mudah dibandingkan pembudidayaan udang dan ikan kerapu. Risiko terkena penyakit atau hama pada ikan nila relatif lebih kecil dibandingkan dengan udang. Budidaya nila merah yang dipolikultur dengan udang vaname secara semi-intensif dapat meningkatkan pendapatan petani hingga mencapai Rp 20.200.000,-/musim (105-120 hari).

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

ma

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Media Akuakultur as source of information in the form of the results of research and scientific review (review) in the field of applied aquaculture including genetics and reproduction, biotechnology, nutrition and feed, fish health and the environment, and land resources in ...