This Author published in this journals
All Journal Media Akuakultur
Markus Mangampa
Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILA MERAH AIR TAWAR, PELUANG BUDIDAYANYA DI TAMBAK AIR PAYAU Abdul Mansyur; Markus Mangampa
Media Akuakultur Vol 6, No 1 (2011): (Desember 2011)
Publisher : Pusat Riset Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.23 KB) | DOI: 10.15578/ma.6.1.2011.63-68

Abstract

Salah satu komoditas perikanan budidaya bernilai ekonomis tinggi adalah ikan nila merah (Oreochromis niloticus), merupakan ikan air tawar, yang miliki potensi untuk dibudidayakan di tambak air payau. Ikan nila merah merupakan ikan yang memiliki daya tahan tubuh dan adaptasi yang baik. Salah satu adaptasi yang dapat dilakukan oleh ikan nila adalah adaptasi fisiologis terhadap rentang salinitas yang tinggi karena ikan nila tergolong ikan eurihaline dan memiliki potensi untuk penyesuaikan diri pada salinitas air laut. Pembudidayaan ikan nila (Oreochromis niloticus) tergolong mudah dibandingkan pembudidayaan udang dan ikan kerapu. Risiko terkena penyakit atau hama pada ikan nila relatif lebih kecil dibandingkan dengan udang. Budidaya nila merah yang dipolikultur dengan udang vaname secara semi-intensif dapat meningkatkan pendapatan petani hingga mencapai Rp 20.200.000,-/musim (105-120 hari).