Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018

KETERBUKAAN DIRI DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA (Studi Pada Mahasiswa Asing Dengan Mahasiswa Lokal di Universitas Syiah Kuala)

Syarifah Aqillah Assiry (Syiah Kuala University, Banda Aceh)
Amsal Amri (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Apr 2018

Abstract

Penelitian ini berjudul “KETERBUKAAN DIRI DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA (Studi Pada Mahasiswa Asing Dengan Mahasiswa Lokal di Universitas Syiah Kuala). Tujuannya untuk mengetahui keterbukaan diri dalam komunikasi antarbudaya pada mahasiswa asing dengan mahasiswa lokal dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat keterbukaan diri mahasiswa asing dengan mahasiswa lokal di Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik Pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 7 orang mahasiswa asing dan 3 orang mahasiswa lokal. Keterbukaan diri yang dilakukan mahasiswa asing dengan mahasiswa lokal melewati 5 tingkatan-tingkatan self-disclosure dalam komunikasi yaitu: (1) Basa-basi; proses keterbukaan diri hanya percakapan basa-basi seperti saling menyapa antara satu dengan lain jika bertemu dikampus. (2) Membicarakan orang lain, proses keterbukaan diri hanya berkomunikasi tentang orang lain seperti rasa ingin tau tentang peraturan dan tipe-tipe dosen. (3) Menyatakan pendapat atau gagasan, proses keterbukaan diri sudah mulai menunjukan sikap terbuka dan bercerita tentang kehidupan masing-masing. (4) Perasaan, proses keterbukaan diri sudah terbuka antara satu dengan lainya seperti sama-sama memiliki perasaan nyaman atau mempercayai segala ceritanya termasuk cerita mengenai keluarganya. (5) Hubungan puncak, proses keterbukaan diri sudah terjalin sebuah hubungan seperti persahabatan, sudah saling terbuka antara satu sama lain. Proses keterbukaan diri yang terjadi didukung oleh beberapa faktor yaitu: Efek dyadic, Besaran kelompok dan Kepribadian. Namun keterbukaan diri yang berlangsung juga tidak bisa terlepas dari faktor-faktor penghambat yaitu: Culture shock, Perbedaan bahasa, Perbedaan pola pikir dan Prasangka.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

FISIP

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan ...