ALQALAM
Vol 19 No 92 (2002): January - March 2002

NUR MUHAMMAD DALAM TRADISI SUFISME

Sahabudin, H. (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Mar 2002

Abstract

Nur Muhammad merupakan salah satu ajaran dalam tradisi sufisme yang dikembangkan pada mulanya oleh al-Hallaj; Ibn Arabi, al Jilli, al-Burhanpuri dan akhirnya al-Nabhani. Menurut Hallaj Nur Muhammad memiliki dua hakikat: 'qadimah' sebagai 'nur al-azali' yang menjadi sumber ilmu dan irfan serta sebagai titik tolak munculnya para nabi dan aulia Allah dan 'haditsah' merupakan eksistensi sebagai ibn Abdullah yang menjadi Nabi dan Rasul. Selanjutnya al­Nabhani juga berpendapat senada. Baginya Nur Muhamad bersumber dari Allah dan oleh karenanyaa ia bersifat 'qadim' sedangkan Nur Muhammad adalah sumber segala makhluk dan oleh karenanya bersifat 'huduts'. Melalui huduts inilah Nur Muhammad bisa bersentuhan langsung dengan makhluk. la juga menjadi penghubung antara Allah dengan hamba-Nya. Selanjutnya, hamba bisa berdialog langsung dengan TuhanNya melalui shalat. Shalat adalah identik dengan bacaan dan dialog antara hamba denganTuhanNya melalui rukun kauli, fi'li dan qalbi. Untuk bisa mengungkap esensi bacaan dan dialog tersebut hanya mungkin bisa diperoleh melalui Nur. Nur tersebut berasal dari Nur Muhammad. Dengan demikian ada persamaan antara Nur Muhammad dengan fungsi shalat, yakni penghubung hamba dengan Allah SWT.Kata Kunci: Syekh Yusuf al-Nabhani, Nur Muhammad, Tasawuf, Wasithah.

Copyrights © 2002






Journal Info

Abbrev

alqalam

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Social Sciences

Description

ALQALAM (e-ISSN: 2620-598X; p-ISSN: 1410-3222) is a journal published by the Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-INDONESIA. ALQALAM is an academic journal published twice a year (every six months). ALQALAM had been accreditated by Ministry of Education ...