Kajian etnobotani identik dengan suatu masyarakat adat tertentu dimana tumbuhan dimanfaatkan secaratradisional. Tradisi turun-temurun dari nenek moyang tentang tata adat penikahan memanfaatkan sebagianbesar tumbuhan yang ada di sekitarnya. Setiap tumbuhan yang digunakan memiliki filosofi atau maknatersendiri dan memiliki perbedaan makna pada setiap daerah, termasuk di Klaten, Jawa tengah. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui tumbuhan yang digunakan pada proses upacara pernikahan danmakna dari penggunaan tumbuhan tersebut di wilayah Klaten. Metode penelitian yang digunakan adalahstudi pustaka, observasi lapangan dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitianmenunjukan 24 jenis tumbuhan digunakan dalam prosesi pernikahan di Klaten. Jumlah jenis tumbuhanterbanyak (9 jenis) digunakan pada tahapan pemasangan tarub. Prosesi adat pernikahan meliputi meliputinontoni atau lamaran, pemasangan tarub, siraman, malam midodareni, ijab kabul, dodol dhawet, panggih,lempar daun sirih, sungkeman.
Copyrights © 2017