Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin
Vol 9, No 2 (2010): Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin

MENGUNGKAP ASPEK PEMIKIRAN TEOLOGI DALAM DOKTRIN AKIDAH KAUM SYI’AH

AB, Hadariansyah (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 May 2017

Abstract

Nama atau sebutan Syiah memang sudah tidak asing bagi kita. Akan tetapitentang aspek pemikiran teologi yang mewarnai doktrin akidah mereka belumbanyak diketahui. Tulisan ini merupakan suatu kajian yang berupaya mengungkapaspek pemikiran teologi yang mewarnai doktrin akidah kaum Syiah. Deskripsihasil kajian ini menggambarkan bahwa pemikiran teologi yang paling kuat memberiwarna bagi doktrin akidah kaum Syiah yang membuat berbedanya doktrin akidahmereka dari akidah yang dianut umat Islam pada umumnya ialah tentang imâmahdan rukun iman. Imâmah ialah kepemimpinan pengganti Nabi setelah beliau wafatdan kepemimpinan seterusnya. Menurut kaum Syiah, imam (pemimpin) umatsetelah Nabi wafat adalah ‘Alî bin Abi Thâlîb dan kemudian dilanjutkan secaraturun-temurun olah keturunannya. Imam-imam itu oleh mereka dianggap sebagaiorang-orang yang mashûm, yakni terpelihara dari berbuat dosa atau kesalahan.Bagi mereka kepercayaan terhadap imâmah ini adalah bagian dari akidah. Karenaitu, mereka menjadikan imâmah salah satu rukun iman. Rukun iman bagi merekaterdiri dari Tauhid, Kenabian, Hari Kemudian, dan Imâmah. Dari sini terlihat segiperbedaan doktrin akidah kaum Syiah dari ajaran akidah yang dianut umat Islampada umumnya.

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

ushuluddin

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin (p-ISSN: 1412-5188 / e-ISSN: 2549-3752) is open access and peer-reviewed journal of Islamic Studies published by the Ushuluddin Faculty of UIN Antasari Banjarmasin. The journal is published twice a year (June and December) in both print and online versions and provides ...