Bawal : Widya Riset Perikanan Tangkap
Vol 2, No 4 (2009): (April 2009)

PERIKANAN BUNBUN (BRUSH PARK FISHERIES) DI SITU BAGENDIT KABUPATEN GARUT PROPINSI JAWA BARAT

Amula Nurfiarini (Loka Riset Pemacuan Stok Ikan, Jatiluhur-Purwakarta)
Kunto Purnomo (Loka Riset Pemacuan Stok Ikan, Jatiluhur-Purwakarta)



Article Info

Publish Date
07 Feb 2017

Abstract

Situ Bagendit, Kabupaten Garut Propinsi Jawa Barat mempunyai luas 20-57 ha dan berfungsi utama sebagai obyek wisata ziarah, meskipun aktivitas lainnya juga berkembang cukup pesat, yakniperikanan tangkap. Bunbun merupakan salah satu jenis alat tangkap yang menyerupai rumpon, berbahan ranting bambu dengan luas 15-30m2. Bunbun dioperasikan dengan cara menenggelamkan rumpon yang telah diberi tiang penahan ke perairan pada kedalaman tertentu, dan membiarkannya selama suatu periode tertentu. Pemanenan ikan dilakukan dengan menggunakan bantuan perangkap bambu (wide). Produksi tangkapan bunbun berkisar antara 40-60 kg/unit/musim dengan jenis dan ukuran ikan sangat beragam. Hasil analisis usaha menunjukkan bahwa untuk setiap 5 unit bunbun yang dioperasikan dengan periode penenggelaman 3 bulan akan menghasilkan nilai produksi sebesar Rp 2.192.250, dan keuntungan bersih Rp.558.775 per musim dengan nilai B/C ratio sebesar 2,03. Artinya, bahwa usaha penangkapan dengan bunbun cukup layak diusahakan. Namun demikian perlu diwaspadai bahwa perkembangan bunbun yang pesat tanpa diiringi aturan mengenai jumlah optimal yang diperkenankan, lokasi peletakkan, dan sistem operasional bunbun termasukpemeliharaannya, keberadaan bunbun dapat mengurangi nilai estetika situ, bahkan dapat mempercepat terjadinya pendangkalan.

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

bawal

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Bawal Widya Riset Perikanan Tangkap dipublikasikan oleh Pusat Riset Perikanan yang memiliki p-ISSN 1907-8226; e-ISSN 2502-6410 dengan Nomor Akreditasi RISTEKDIKTI: 21/E/KPT/2018, 9 Juli 2018. Terbit pertama kali tahun 2006 dengan frekuensi penerbitan tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, ...