Budidaya udang windu di tambak membutuhkan alokasi masukan produksi secara efisien, untuk meningkatkan produktivitas dan keuntungan maksimum. Tingginya biaya pengelolaan pakan dan air serta investasi pada teknologi budidaya intensif telah mengakibatkan alokasi masukan produksi menjadi tidak efisien, menyebabkan biaya produksi udang akan lebih tinggijika dibandingkan dengan teknologi semiintensif dan ekstensif.
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia accepts articles in the field of fisheries, both sea and inland public waters. The journal presents results of research resources, arrest, oceanography, environmental, environmental remediation and enrichment of fish ...