Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa kemampuan membaca Anak Usia Dini yang diajarkan dengan menggunakan Media Puzzel Pecahan Kata lebih baik dari pada yang diajarkan tidak menggunakan Puzzel Pecahan Kata. Pada pembelajaran membaca, mengembangkan kemampuan membaca siswa banyak cara yang dapat dilakukan yaitu dengan mengajak siswa bermain game kartu gambar. penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara sistematis reflektif terhadap berbagai tindakan mulai dari siklus I sampai siklus II, yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes membaca menggunakan media Puzzel Pecahan Kata dan di analisis dengan statistik pendidikan melalui rumus persentase yang menggunakan frekuensi relatif. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel. Berdasarkan hasil analisis deskriptif yang terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus menggunakan Media Puzzel Pecahan Kata mengungkapkan bahwa ketuntasan belajar membaca diantaranya, memusatkan perhatian sebanyak 90% dari 20 siswa, mengenal gambar dan rangkaian suku kata sebanyak 85% dari 20 siswa, dapat membaca gambar dan kata sebanyak 85% dari 20 siswa. Media Puzzel Pecahan Kata dapat meningkatkan kemampuan membaca, hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang tuntas belajar.
Copyrights © 2013