Limbah oli bekas yang dihasilkan dari berbagai macam kegiatan manusia mengandung hidrokarbon dan logam berat, salah satunya Cu. Apabila tidak ditangani dengan serius, maka oli bekas akan dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan pengolahan lebih lanjut agar tidak mencemari lingkungan. Salah satu metode yang digunakan adalah solidifikasi. Solidifikasi dilakukan untuk mengimobilisasi oli bekas agar tidak mencemari lingkungan. Akan tetapi adanya hidrokarbon yang terkandung di dalam oli bekas dapat mengganggu hidrasi semen dengan air. Dalam penelitian ini digunakan bentonit sebagai bahan pengganti sebagian semen yang digunakan untuk menyerap hidrokarbon. Komposisi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semen bentonit 25:75, 50:50, dan 75:25. Oli bekas yang akan disolidifikasi adalah 15% berat. Uji yang dilakukan adalah uji TCLP logam Cu. Hasil menunjukkan bahwa dengan solidifikasi menggunakan semen dan bentonit, terjadi penurunan kadar logam Cu. Kadar logam Cu yang terkandung di dalam oli bekas adalah 17,12 mg/L. Hasil uji TCLP logam Cu pada produk S/S dengan komposisi semen bentonit 25:75, 50:50, dan 75:25 adalah 0,542 mg/L, 1,595 mg/L, dan 0,871 mg/L. Kata kunci: bentonit, Cu, oli bekas, semen portland, solidifikasi
Copyrights © 0000