Memperoleh pendidikan merupakan hak asasi setiap manusia. Namun, tidak semua warganegara dapat memperoleh pendidikan DIKJAR 9 tahun yang dicanangkan oleh pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah melaksanakan program Pemberantasan Buta Aksara Keaksaraan Fungsional (PBA-KF) demi meningkatkan angka melek aksara (literacy rate). PBA KF dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung serta keterampilan dalam rangka meningkatkan mutu dan taraf hidup warga belajar. Penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober sampai dengan 20 Desember 2009 dengan menggunakan rancangan pra-eksperimental dan rancangan deskriptif dengan model dan pendekatan pembelajaran sebagai variabel bebas dan motivasi, prestasi belajar calistung, serta keterampilan warga belajar sebagai variabel terikat. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik classter random sampling didapatkan 3 kelompok belajar sebagai sampel penelitian, yaitu kelompok ILHAM 6, 10 dan 15. Pengumpulan data dilaksanakan melalui teknik tes, wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Hasil motivasi dan keterampilan warga belajar dianalisis secara deskriptif. Sedangkan hasil eksperimen yang menggunakan pre-test and post-test one group design dianalisis menggunakan tes signifikansi dari ujian SUKMA I . Analisis uji t0,05 menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara pre-test dan pos-test. Hasil uji t kelompok belajar ILHAM 6, 15 dan 10. berturut-turut sebesar 2,90; 2,58, dan 2,68 dengan t0,05 harga t = 2,26.
Copyrights © 2009