Kemiskinan merupakan suatu permasalahan sosial masa kini, karena masyarakat sangat sulit keluar dari kondisi kemiskinan yang terjadi. Hal ini disebabkan oleh kehidupan masyarakat hanya cukup untuk memenuhi kebuhan konsumtif rumah tangga, sehingga penghasilan yang diperoleh tidak mampu untuk melakukan ivestasi dalam dunia pendidikan maupun dunia usaha. Lebih menarik perhatian Aceh pasca tsunami, sebahagian kecil masyarakat pesisir yang desanya tidak layak untuk dijadikan pemukiman penduduk maka direlokasikan ketempat yang baru, sehingga dari tempat yang baru tersebut masyarakat sulit beradap tasi karena kondisi alam yang tidak potensial dalam mengembangkan ekonomi rumah tangga. Akibat fenomena tersebut mayoritas para suami bekerja keluar, ada yang menjadi nelayan, petani dan juga ada yang menjadi buruh, sedangkan kaum ibu hanya menjadi menjadi ibu rumah tangga yang tidak produktif. Para ibu rumah tangga hanya duduk dirumah dengan tidak ada pekerjaan karena pengangguran yang dihadapinya. Penganguran ini terjadi karena tidak memiliki skill dalam bidang tertentu, hanya mengharapkan dari hasil kelautan dan penangkapan ikan di sungai. Sayangnya kemiskinan juga terjadi pada kaum lansia yang tidak memiliki keluarga yang produktif, dimana lansia tersebut walaupun akses transportasi yang jauh tetap mencari nafkah kesungai untuk mempertahankan hidup.Karakteristik kemiskinan ini di perparah dengan program pemerintah yang tidak tepat sasaran dalam memberdayakan keluarga miskin. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat Gampong Cot Kumbang dan Gampong Suak ie beuso, pendekatan penelitian yaitu menggunakan metodelogi kualitatif, teknik penarikan sampel yaitu purposive sampling. Adapun hasil penelitian yaitu Jauhnya akses ekonomi masyarakat, kegagalan pemberdayaan masyarakat oleh Pemerintah dan LSM dan ketergantungan yang berlebihan masyarakat kepada Pemerintah. Keywords: Kemiskinan, Keluarga, Desa, Ekonomi Lemah, Faktor Kemiskinan
Copyrights © 2016